JAKARTA - Otoritas bursa di kawasan ASEAN mengaku saat ini sedang mengakaji rencana integrasi pasar saham di kawasan itu. Ini merupakan kelanjutan dari wacana integrasi seluruh bursa di kawasan ASEAN.
Hal itu disampaikan oleh Direktur Utama Bursa Efek Jakarta (BEJ) Erry Firmansyah, di sela konfrensi pers penggunaan nama Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai nama hasil penggabungan BEJ dengan Bursa Efek Suraabaya (BES), di Gedung BEJ, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (30/11/2007).
Menurutnya, pihak BEJ dan beberapa bursa ASEAN telah melakukan beberapa kali pertemuan secara intensif, dan pertemuan terakhir, adalah pertemuan di Bangkok yang dengan dibantu oleh Asian Development Bank (ADB).
"Beberapa kali pertemuan kita lebih banyak membicarakan bagaimana menyatukan persepsi di antara bursa kawasan tersebut. Terutama yang menyangkut masalah hukum dan peraturan di masing-masing negara ASEAN,"
uangkapnya.
Selain itu, yang menjadi kendala adalah penyatuan mata uang. Karena tiap-tiap negara memiliki mata uang yang berbeda.
"Kami berharap masalah-masalah itu dapat diselesaikan pada akhir 2008. Tapi tampaknya tidak semudah itu. Kalaupun terlaksana mungkin baru sebatas penyatuan bilateral belum secara unilateral," tambahnya.
(rhs)
Finance
Wacana Integrasi Bursa Se-ASEAN Terus Dikaji
Jum'at, 30 November 2007 - 14:17 wib
Berita Lain
-
Rabu, 15/10/2008 17:10
Kuartal III-2008
Pertumbuhan Kredit Danamon Rp66,5 T -
Rabu, 15/10/2008 17:10
Rupiah Menguat ke Rp9.750 -
Rabu, 15/10/2008 16:10
Kuartal III-2008
Laba Bersih Bank Danamon Naik 10% -
Rabu, 15/10/2008 15:10
Jasa Marga Minati Tender Tol Jawa-Sumatra -
Rabu, 15/10/2008 14:10
Asumsi Pertumbuhan Ekonomi 2009 Disepakati 6% -
Rabu, 15/10/2008 14:10
Bunga Penjamin LPS Dinaikkan -
Rabu, 15/10/2008 13:10
Adaro Energy Buy Back USD100 Juta -
Rabu, 15/10/2008 13:10
Adaro: Suspensi Bukan Permintaan Kita -
Rabu, 15/10/2008 11:10
Saham Bakrie
Suspensi Dicabut Bila Data Terpenuhi -
Rabu, 15/10/2008 10:10
IHSG Dibuka Hanya Lompat 16 Poin