o1 o2

Economy - Sektor Riil


Damiano Akan Akuisisi Anak Usaha Texmaco Jaya

Senin, 17 Desember 2007 - 18:46 wib
text TEXT SIZE :  
Hadi Suprapto - Okezone

JAKARTA - Damiano BV selaku pemegang 59 persen saham PT Polysindo Eka Perkasa Tbk berencana mengakuisisi perusahaan polyester dan perusahaan pembangkit listrik (powerplan) milik bekas induk perusahaan Polysindo, PT Texmaco Jaya Tbk. Akuisisi ini, dalam rangka penguatan bisnis Polysindo.

Namun, rencana ini akan gagal jika kasus tuntutan kepailitan Babbington disetujui oleh Mahkamah Agung (MA).

Demikian disampaikan Direktur Keuangan Polysindo Peter Grant dalam konferensi pers di Hotel Le Meridien, Jalan Sudirman, Jakarta, Senin (17/12/2007).

"Akuisisi tersebut mudah-mudahan dapat direalisasikan tahun 2008 mendatang," kata Peter dalam kesempatan itu.

Selain itu, Peter juga mengungkapkan, pada tahun 2008 perseron menganggarkan dana sekira USD85 juta yang akan digunakan untuk peningkatan kapasitas produksi menjadi 82 persen dari total kapasitas terpasang. Saat ini, perseroan baru memanfaatkan 70 persen dari utilisasi yang ada.

"Sekira USD47 rencananya berasal dari suntikan pemegang saham. Dan sisanya berasal dari pinjaman perbankan dan dana internal," ungkap Peter.

"Saat ini kami sudah melakukan pembicaraan dengan bank lokal dan asing untuk rencana pendanaan itu," ujar Peter.

Dunia Bisnis Suram

Menurut Peter, jika Babbington menang dalam gugatan mempailitkan Poly, berarti kepastian hukum dan investasi di Indonesia masih diragukan. "Karena secara hukum Babbington sudah tidak memiliki hak sebagai kreditur dan Babbington juga tidak memiliki kualifikasi untuk mengajukan gugatan sesuai kesepakatan komite kreditur," katanya.

Seperti diketahui, Poly digugat pailit oleh Babbington, perusahaan yang tunduk kepada hukum Hong Kong, setelah putangnya tidak dibayar Polysindo.

Tapi, pihak Damiano sebagai pengambilalih Polysindo dari Perusahaan Pengelola Aset (PPA) telah bersedia melunasi seluruh utang Poly. Damiano juga telah mengumumkan di beberapa media perihal pengambilalihan utang itu.

"Dalam waktu enam bulan, Babbington tidak muncul. Setelah empat tahun, Babbington datang mempailitkan kami," ujar Peter.
(mbs)

 Ada 0 komentar untuk berita ini. Komentar Anda?
Share
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terikini di http://m.okezone.com
o1 o2
o1 o2

0 komentar

[+lihat komentar]


o1 o2
o1 o2

Berita Lainnya

o3 o4