Finance
Global Transport Services Payungi IATA & AdamAir
Senin, 17 Desember 2007 - 17:50 wib
M Budi Santosa - Okezone
Berita Lainnya
-
Kamis, 24/07/2008 18:07
SULI Akuisisi Wana Kaltim Lestari -
Kamis, 24/07/2008 17:07
BNI Pimpin Sindikasi Pembiayaan Tol Ciawi - Sukabumi -
Kamis, 24/07/2008 17:07
Reksadana Baru Cetak Gain Rp90-100 T -
Kamis, 24/07/2008 17:07
Semester I-2008
Penjualan Bersih Mandom Capai Rp630,1 M -
Kamis, 24/07/2008 17:07
Rupiah Injak Level Rp9.120 -
Kamis, 24/07/2008 16:07
Semester I-2008
BCA Cetak Laba Bersih Rp2,4 T -
Kamis, 24/07/2008 16:07
Jelang Penutupan, IHSG Berlari Kencang -
Kamis, 24/07/2008 15:07
Semester I-2008
Laba Bersih SOBI Meningkat 110% -
Kamis, 24/07/2008 15:07
Medco Hapus GDS di Bursa Luxemburg -
Kamis, 24/07/2008 15:07
Rumor Bursa
Asing Koleksi Saham Indofood
JAKARTA - PT Bhakti Investama Tbk sangat serius menggarap pasar transportasi udara. Buktinya, Bhakti Investama membentuk anak usaha PT Global Transport Services untuk memayungi PT Indonesia Air Transport Tbk (IATA) dan AdamAir.
Pada tanggal 17 Desember 2007, PT Bhakti Investama Tbk secara resmi menguasai saham PT Indonesia Air Transport Tbk (IATA), yang merupakan hasil dari pembagian dividen berupa saham IATA yang dilakukan oleh PT Global Mediacom Tbk (Mediacom).
Sebagai pemegang 51,4 persen saham Mediacom, total saham IATA yang diterima oleh Bhakti adalah sebanyak 906.644.494 lembar atau 42,18 persen dari total saham IATA yang beredar dengan total nilai sebesar Rp102,8 miliar.
"Seluruh saham IATA yang diterima akan dialihkan ke anak perusahaan Bhakti yang bergerak dalam bidang pengangkutan udara, yaitu PT Global Transport Services (GTS), sehingga GTS akan fokus pada bidang pengangkutan udara. Rencananya kami juga akan meningkatkan kepemilikan kami pada IATA hingga di atas 51 persen sebagai bentuk keseriusan kami dalam bidang transportasi udara mengingat potensi pertumbuhan jumlah penumpang yang besar di masa yang akan datang," kata Direktur Utama Bhakti Investama Hary Djaja di Jakarta, Senin (17/12/2007).
Setelah pengalihan tersebut, GTS akan memiliki dua maskapai penerbangan yaitu AdamAir yang telah diambil alih pada April yang lalu serta IATA, dengan total pesawat lebih dari 40 pesawat. Potensi sinergi yang dapat dilakukan antara kedua maskapai penerbangan tersebut sangat banyak, demikian juga sinergi dengan perusahaan media dan telekomunikasi di bawah Bhakti.
(mbs)
Pada tanggal 17 Desember 2007, PT Bhakti Investama Tbk secara resmi menguasai saham PT Indonesia Air Transport Tbk (IATA), yang merupakan hasil dari pembagian dividen berupa saham IATA yang dilakukan oleh PT Global Mediacom Tbk (Mediacom).
Sebagai pemegang 51,4 persen saham Mediacom, total saham IATA yang diterima oleh Bhakti adalah sebanyak 906.644.494 lembar atau 42,18 persen dari total saham IATA yang beredar dengan total nilai sebesar Rp102,8 miliar.
"Seluruh saham IATA yang diterima akan dialihkan ke anak perusahaan Bhakti yang bergerak dalam bidang pengangkutan udara, yaitu PT Global Transport Services (GTS), sehingga GTS akan fokus pada bidang pengangkutan udara. Rencananya kami juga akan meningkatkan kepemilikan kami pada IATA hingga di atas 51 persen sebagai bentuk keseriusan kami dalam bidang transportasi udara mengingat potensi pertumbuhan jumlah penumpang yang besar di masa yang akan datang," kata Direktur Utama Bhakti Investama Hary Djaja di Jakarta, Senin (17/12/2007).
Setelah pengalihan tersebut, GTS akan memiliki dua maskapai penerbangan yaitu AdamAir yang telah diambil alih pada April yang lalu serta IATA, dengan total pesawat lebih dari 40 pesawat. Potensi sinergi yang dapat dilakukan antara kedua maskapai penerbangan tersebut sangat banyak, demikian juga sinergi dengan perusahaan media dan telekomunikasi di bawah Bhakti.


