JAKARTA - Direktur Utama Bank Mandiri Agus Martowardojo enggan berkomentar mengenai molornya penerapan kebijakan kepemilikan tunggal tunggal atau Single Presence Policy (SPP), termasuk kemungkinan perseroan menjadi bank konsolidator dalam kebijakan SPP tersebut.
"Nice try, tapi saya belum bisa berkomentar lebih banyak. Sebab, belum membaca suratnya secara resmi," tegas dia, di Gedung Bank Mandiri, Jakarta, Jumat (28/12/2007).
Sebelumnya, pemerintah cenderung memilih pembentukan holding bank BUMN terkait pemenuhan kebijakan kepemilikan tunggal (single presence policy/SPP) perbankan.
"Kemungkinan kami memilih bentuk holding," ungkap Meneg BUMN Sofyan Djalil, Kamis 27 Desember, kemarin.
Menurut dia, pihaknya telah mengirim surat kepada Bank Indonesia (BI) yang berisi proposal dan blue print lengkap mengenai arah bank BUMN ke depan.
Sofyan menegaskan, pemerintah tidak akan meminta penundaan pelaksanaan SPP pada 2010. Namun, permintaan penundaan hanya terletak pada penyerahan proposal. "Pelaksanaannya tetap, kita tidak minta mundur," katanya.
(Tomi Sujatmiko/Sindo/rhs)
Finance
Agus Martowardojo Enggan Komentari Perpanjangan SPP
Jum'at, 28 Desember 2007 - 15:15 wib
Berita Lain
-
Rabu, 15/10/2008 17:10
Kuartal III-2008
Pertumbuhan Kredit Danamon Rp66,5 T -
Rabu, 15/10/2008 17:10
Rupiah Menguat ke Rp9.750 -
Rabu, 15/10/2008 16:10
Kuartal III-2008
Laba Bersih Bank Danamon Naik 10% -
Rabu, 15/10/2008 15:10
Jasa Marga Minati Tender Tol Jawa-Sumatra -
Rabu, 15/10/2008 14:10
Asumsi Pertumbuhan Ekonomi 2009 Disepakati 6% -
Rabu, 15/10/2008 14:10
Bunga Penjamin LPS Dinaikkan -
Rabu, 15/10/2008 13:10
Adaro Energy Buy Back USD100 Juta -
Rabu, 15/10/2008 13:10
Adaro: Suspensi Bukan Permintaan Kita -
Rabu, 15/10/2008 11:10
Saham Bakrie
Suspensi Dicabut Bila Data Terpenuhi -
Rabu, 15/10/2008 10:10
IHSG Dibuka Hanya Lompat 16 Poin