PALEMBANG - Program Visit Musi 2008, tidak banyak didukung gelaran acara khusus. Padahal, Visit Musi 2008 bagian dari Program Visit Indonesia Year.
Genderang gebyar budaya Indonesia itu terkesan direspons dingin oleh masyarakat setempat. Padahal, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono rencananya akan meresmikannya pada 5 Januari 2008, lusa.
Rencananya, acara itu akan diremikan di Plaza Benteng Kuto Besak di tepi Sungai Musi, Kelurahan 16 Ilir, Palembang.
Di kawasan Bandar Udara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Kamis (3/1/2008) ini, suasananya juga terpantau adem-ayem saja.
Berdasarkan data statistik PT Angkasa Pura II, angkutan Lebaran, Natal, dan Tahun Baru 2008, menunjukan rekor tertinggi.
Per hari minus satu pada 2008, sejumlah 18 penerbangan domestik mendatangkan 1.481 penumpang yang mendarat di Palembang. Indeks kedatangan tersebut lebih sedikit ketimbang keberangkatan dalam negeri, di mana tercatat 20 kali flight-out mengangkut 1.987 penumpang.
Sementara per 1-2 Januari 2008, di zona terbang internasional Bandara SMB II, pintu kedatangan (arrival) tercatat baru dua kali penerbangan, yang memuat 236 penumpang. Jumlah yang sama juga terjadi di pintu keberangkatan (departure) yang mengangkut 267 penumpang.
Arus penerbangan berpenumpang di Bandara SMB II tidak terindikasi jelas, apakah sebagai kunjungan wisata atau jenis kepentingan mobilisasi lain.
Sedang beberapa hotel dan perusahaan jasa wisata di Palembang juga belum terlihat menggeliat memasarkan produk pariwisata khusus. Misalnya, berlayar mengarungi Sungai Musi dan mencari jejak sejarah Kerajaan Sriwijaya.
Padahal, kota "Pempek" yang berusia 1.324 tahun itu merupakan salah satu destinasi turis dalam kalender Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Sumatra Selatan.
(rhs)