Sektor Riil


Kenaikan Kedelai

Petani Cuma Kecipratan Untung 18%

Senin, 21 Januari 2008 - 13:54 wib
text TEXT SIZE :  
Share
Ade Hapsari Lestarini - Okezone

JAKARTA - Kenaikan harga kedelai, sedikit memberikan harapan pagi petani kedelai. Namun, harapan itu tak sebanding hingar-bingar kenaikan harga.

Menurut Deputi Menko Perekonomian Bidang Pertanian dan Kelautan Bayu Krisnamurti, kenaikan harga tidak hanya mematikan para pengrajin tahu tempe. Tapi juga ada pihak yang diuntungkan.

"Yaitu, para petani kedelai. Mereka menikmati tambahan pendapatan 13-18 persen," ujarnya.

Data tersebut tercacat sampai dengan Desember 2007. "Bahkan, saat ini ada peningkatan tambahan lebih dari 18 persen," imbuhnya.

Untuk itu, pemerintah akan melakukan peningkatan produksi dalam negeri dan instrumennya. Seperti adanya subsidi atau bentuk dukungan lain dan pengembangan infrastruktur.

Pemerintah juga akan menyeimbangkan dan menyehatkan struktur pasar. "Untuk itu, Bulog, harus mempersiapkan adanya penugasan khsusus untuk menyeimbangkan pasar kedelai. Pasar kedelai sangat tipis, karena pasar China membeli banyak," papar Bayu.

Di sisi lain, untuk meredam kenaikan harga beberapa komoditi, pemerintah dan sektor swasta akan melakukan operasi pasar. Di mana peran serta keduanya akan dilakukan melalui kegiatan tanggung jawab sosial (CSR). (rhs)

Share
o1 o2

Berita Lain

o3 o4