JAKARTA - Untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mendukung kontribusi ekonomi kreatif.
"Kita harus mendukung kontribusi ekonomi kreatif, seperti handycraft dan membuatnya menjadi tren, baik secara nasional maupun glabal," kata SBY, usai rapat di Gedung Departemen Perdagangan, Jalan Ridwan Rais, Jakarta, Rabu (13/2/2008).
Selain itu, lanjutnya, kebijakan di sektor pertanian, energi, dan sumberdaya mineral, dan perdagangan, perlu disinkronisasikan satu sama lainnya.
"Sinkronisasi kebijakan fiskal dan moneter untuk untuk menstabilkan nilai tukar juga tidak kalah pentingnya," ucap SBY.
Sinergi dan sinkronisasi kebijakan ini bisa mengatasi ketimpangan akibat adanya high class economy. "Ini harus cepat dihentikan agar kita tidak merugi di negeri sendiri," katanya.
(rhs)