Sektor Riil
Carrefour Bina Manajemen Alfamart
Kamis, 14 Februari 2008 - 11:55 wib
Hadi Suprapto - Okezone
Berita Lainnya
-
Kamis, 09/10/2008 18:10
Pemerintah Kaji Naiknya BM Produk Massif -
Kamis, 09/10/2008 17:10
Target Ekspor Tidak Akan Direvisi -
Kamis, 09/10/2008 17:10
Krisis Global, Momentum untuk Kembangkan Industri -
Kamis, 09/10/2008 17:10
Kedutaan Besar Belum Berkontribusi untuk Ekonomi -
Kamis, 09/10/2008 16:10
10 Kebijakan Hadapi Krisis Dinilai Tidak Pro Sektor Riil -
Kamis, 09/10/2008 16:10
GIMNI: BBN Andalan di Tengah Krisis Global -
Kamis, 09/10/2008 16:10
BPOM Lacak Kebenaran Isu Khong Guan Bermelamin -
Kamis, 09/10/2008 14:10
Penjualan Sepeda Motor 2008 Diproyeksi 5,8 Juta Unit -
Kamis, 09/10/2008 12:10
Imbas Krisis Global
Ekspor Elektronik Turun 30% -
Kamis, 09/10/2008 09:10
Ciputra World Surabaya Tahap I Baru 15%

Dari kerja sama tersebut, perseroan diharuskan membayar 1,5 persen dari hasil penjualan Alfa yang akan dibayar tiap tiga bulan.
Secara detail, Carrefour akan memberi jasa bantuan teknis dalam laporan keuangan, kepatuhan peraturan, sistem teknologi informasi, SDM, dan aktivitas perdagangan.
Seperti dikutip dari prospektus perseroan, di Jakarta, Kamis (14/2/2008), Carrefour juga menizinkan penggunaan merek dagang Carrefour, dengan catatan membayar kembali 0,3 persen atas penjualan perseroan.
Akan tetapi, transaksi ini akan dibawa ke rapat umum pemegang saham (RUPS), karena terdapat unsur benturan kepentingan. Rencananya, RUPS akan dilakukan Jumat 14 Maret mendatang.
Selaian itu, perseroan juga akan membeli peralatan teknologi informasi dari PT Sumber Alfaria Trijaya sebesar Rp300 juta.
Transaksi ini juga mengalami benturan kepentingan karena pemilik Sumber Alfaria Trijaya, Djoko susanto juga memiliki saham di PT Sigmantara Alfaria Trijaya, pemilik pemilik 20 persen ALFA. (rhs)


