Rendevouz
Menkeu Suruh Anak Buahnya Kembalikan Amplop Sogokan
Selasa, 26 Februari 2008 - 17:40 wib
Nuria - Okezone
Berita Lainnya
-
Senin, 11/08/2008 13:08
Resmikan Raker Depdag, JK Nostalgia -
Kamis, 07/08/2008 14:08
Mendag: Semoga Anak RI Pilih Jajan Pasar Ketimbang Mc'D -
Rabu, 23/07/2008 10:07
Nilai Kuliah Akutansi Menkeu Hanya 6 -
Jum'at, 11/07/2008 13:07
"Pemadaman Bergilir" Menimpa Mic JK -
Rabu, 09/07/2008 11:07
Kedinginan Saat Konpres, Pemda DKI Disentil PLN Disjaya -
Kamis, 03/07/2008 14:07
MS Hidayat: Aduh Saya Pusing! -
Jum'at, 27/06/2008 14:06
Fahmi Bosan Surati Sri Mulyani -
Selasa, 24/06/2008 14:06
Sri Mulyani: Ah, Saya kan Cuma Pura-Pura (Ceria) Saja!

Menkeu Sri Mulyani (Foto: Ist)
Demikian permintaan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat pelantikan pegawai Eselon II di lingkungan Departemen Keuangan, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (26/2/2008).
Sri Mulyani menilai, pegawai Ditjen Perimbangan Keuangan Daerah berpotensi menerima sogokan dari pemerintah daerah. Karena mereka sering bepergian ke daerah.
"Saya yakin pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan dan Daerah kalau jalan ke daerah sangat mudah diberi amplop. Karena lembaga ini merupakan pintu keluarnya uang ke seluruh daerah di Indonesia," sindir Sri Mulyani.
Hal yang sama juga sering terjadi di jajaran pegawai Direktorat Jenderal Bea Cukai. Karena, Ditjen Bea Cukai tempat keluar masuknya barang ke luar negeri.
"Pegawai Ditjen Bea Cukai merasa kalau tidak meminta, tapi menerima itu dianggap halal," celetuknya.
Dia menegaskan, kedua Ditjen itu untuk tidak menerima sogokan. Jika pernah menerima sogokan, agar segera dikembalikan lengkap dengan tanda serah terimanya.
Menurutnya, bisa saja dirinya memecat pegawai yang melakukan pelanggaran itu. Tapi, dia meminta pegawai di lingkungan Departemen Keuangan untuk menjaga dari suap.
"Kehormatan pegawai negeri tidak ditopang oleh mobil yang bagus dan sepatu yang mengkilat," pungkas Menkeu.
(rhs)


