Rendevouz
Menkeu Suruh Anak Buahnya Kembalikan Amplop Sogokan
Selasa, 26 Februari 2008 - 17:40 wib
Nuria - Okezone

Menkeu Sri Mulyani (Foto: Ist)
JAKARTA - Pegawai Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan dan Daerah serta Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Departemen Keuangan diminta untuk mengembalikan amplop berisikan uang sogokan yang telah diterimanya.

Demikian permintaan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat pelantikan pegawai Eselon II di lingkungan Departemen Keuangan, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (26/2/2008).

Sri Mulyani menilai, pegawai Ditjen Perimbangan Keuangan Daerah berpotensi menerima sogokan dari pemerintah daerah. Karena mereka sering bepergian ke daerah.

"Saya yakin pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan dan Daerah kalau jalan ke daerah sangat mudah diberi amplop. Karena lembaga ini merupakan pintu keluarnya uang ke seluruh daerah di Indonesia," sindir Sri Mulyani.

Hal yang sama juga sering terjadi di jajaran pegawai Direktorat Jenderal Bea Cukai. Karena, Ditjen Bea Cukai tempat keluar masuknya barang ke luar negeri.

"Pegawai Ditjen Bea Cukai merasa kalau tidak meminta, tapi menerima itu dianggap halal," celetuknya.

Dia menegaskan, kedua Ditjen itu untuk tidak menerima sogokan. Jika pernah menerima sogokan, agar segera dikembalikan lengkap dengan tanda serah terimanya.

Menurutnya, bisa saja dirinya memecat pegawai yang melakukan pelanggaran itu. Tapi, dia meminta pegawai di lingkungan Departemen Keuangan untuk menjaga dari suap.

"Kehormatan pegawai negeri tidak ditopang oleh mobil yang bagus dan sepatu yang mengkilat," pungkas Menkeu.

(rhs)
250x208 250x250