Finance


Alfamart IPO Semester II-2008

Rabu, 5 Maret 2008 - 16:26 wib
text TEXT SIZE :  

JAKARTA - PT Sumber Alfaria Trijaya, pemegang merek Alfamart, berencana melakukan penawaran umum saham perdana (Initial Public Offering/IPO) pada semester II-2008.

"Rencana itu sudah pasti akan kita realisasikan pada tahun ini, paling lama di semester II," kata Deputy Franchise Development Director Maria Hardjono, di Jakarta, Rabu (5/3/2008).

Meski demikian dia tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai jumlah saham yang akan dilepas ke publik dan tingkatan harganya. "Komposisinya belum dapat kita umumkan," katanya.

Saat ini komposisi kepemilikan saham PT Sumber Alfaria Trijaya terdiri dari PT Sigmantara Alfindo sebesar 60 persen dan PT Cakrawala Mulia Prima sebesar 40 persen.

Sementara Corporate Communication Manager Alfamart Didit Setiadi mengatakan, hingga akhir 2007 gerai Alfamart telah mencapai 2.266 unit dimana sekir 20 persen merupakan waralaba (franchise), dan sisanya dimiliki perusahaan.

Untuk tahun 2008, jelas dia, perseroan menargetkan akan menambah gerainya sebanyak 750 unit sehingga mencapai 3.000 unit. Penambahan gerai tersebut akan difokuskan di Pulau Jawa dan Lampung, dimana sekira 60 persen akan dikonsentrasikan di Jabodetabek. "Dari 750 gerai, 30 persen akan kita franchise-kan, sedangkan sisanya milik perusahaan," kata Didit.

Mengenai sumber pembiayaannya, Didit mengungkapkan, aksi perseroan tersebut akan menggunakan kas internal. "Kira-kira untuk satu gerai butuh kurang lebih Rp 500 jutaan," kata Didit.

Pada kesempatan yang sama Didit juga menyampaikan penjelasan mengani proses akuisisi Carrefour terhadap PT Alfa Retailindo Tbk (ALFA). Dia mengatakan, Alfa Retailindo dan Sumber Alfaria Trijaya merupakan entitas yang berbeda "Selama ini banyak orang salah kaprah. Banyak yang mengira Carrefour mengakuisisi Alfamart, padahal tidak," katanya.

Komposisi pemegang saham di PT Sumber Alfaria Trijaya terdiri dari PT Sigmantara Alfindo sebesar 60 persen dan PT Cakrawala Mulia Prima sebesar 40 persen.

Sementara komposisi pemegang saham Alfa Retailindo setelah akuisisi adalah PT Sigmantara Alfindo sebesar 20 persen, PT Carrefour Indonesia sebesar 75 persen, dan sisanya 5 persen publik.

"Jadi Carrefour melakukan akuisisi saham PT Sigmantara Alfindo dan PT Prime Horizon yang ada di Alfa Retailindo, bukan Sumber Alfaria Trijaya. Akibat bias informasi ini, sempat banyak pemegang franchise kita yang mempertanyakan hal ini," jelas Didit. (Whisnu Bagus /Sindo/mbs)

o1 o2

Berita Lain

o3 o4