Sektor Riil


Puluhan Pengusaha Tahu Gulung Tikar

Minggu, 9 Maret 2008 - 19:34 wib
text TEXT SIZE :  

MADIUN - Puluhan pengusaha tahu di Kota Madiun, Jawa Timur, gulung tikar akibat tidak mampu lagi membeli harga bahan baku kedelai yang melambung tinggi. Dikhawatirkan puluhan pengusaha tahu lainnya akan mengalami nasib yang sama jika harga kedelai tidak beranjak turun.

Di Kelurahan Banjarejo, Kec Taman, Kota Madiun misalnya dari 12 pengusaha tahu yang ada di sana saat ini tinggal 3 pengusaha tahu yang kuat bertahan. Sedangkan, 9 pengusaha tahu lainnya telah gulung tikar.

Menurut Sumaji (42), pengusaha tahu di Kelurahan Banjarejo, naiknya harga kedelai yang tidak normal membuat para pengusaha tahu kelimpungan dan dalam kondisi yang sangat sulit. Sebab, antara ongkos produksi dengan keuntungan yang didapat tidak sebanding. "Usaha tahu banyak yang sudah tutup, sedangkan yang bertahan saat ini kondisinya juga sangat sulit," ujarnya, Minggu (9/3/2008).

Dia mengatakan, harga kedelai saat ini berkisar Rp7.400/kilogram. Sedangkan, harga kedelai lokal mencapai Rp8.000/kilogram. Namun, kata dia, harga itu diperkirakan akan terus naik jika pasokan di pasaran terbatas.

Menurut Harmadi (38), pengusaha tahu lainnya, mengatakan, para pengusaha tahu berharap kepada pemerintah segera turun tangan untuk mengatasi keadaan ini. "Kita berharap harga kedelai bisa kembali normal sekira Rp 6.500/kilogram," ujarnya.

Selain itu, mereka juga berharap pemerintah memberikan kredit lunak kepada para pengusaha tahu agar lebih berkembang. Bantuan modal itu sangat diperlukan bagi para pengusaha tahu dalam situasi sulit seperti sekarang. (Muhammad Roqib/Sindo/mbs)

o1 o2

Berita Lain

o3 o4