Fiskal & Moneter


DIY & NAD Belum Serahkan RAPBD

Senin, 17 Maret 2008 - 12:48 wib
text TEXT SIZE :  
Share
Nuria - Okezone

JAKARTA - Hingga pertengahan Maret 2008 masig terdapat dua provinsi yang belum menyerahkan RAPBD. Kedua provinsi itu yakni Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Nangroe Aceh Darussalam (NAD).

Demikian disampaikan Dirjen Perimbangan Keuangan Mardiasmo, saat rapat dengan DPR, di Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Senin (17/3/3008).

Berdasarkan data Depkeu hingga 14 Maret 2008, sekira 66 daerah belum menyerahkan RAPBD. Rinciannya, dua daerah propinsi dan 64 kabupaten/kotamadya.

"Dua provinsi yakni NAD dan DIY. Sedangkan 64 kabupaten/ kotamadya antara lain Medan, Pematang Siantar, Banyumas, Blora, Kendal, Kudus," tuturnya.

Jika sampai akhir Maret, 66 daerah itu belum menyerahkan RAPBD, maka 25 persen Dana Alokasi Khusus (DAU) akan dipotong.

"Untuk DIY dan NAD, saya sudah hubungi gubernurnya. Sri Sultan DIY katakan, akhir Maret daerahnya akan menyelesaikan RAPBD," jelas Mardiasmo.

Peta penyampaian RAPBD hingga saat ini, yakni 484 daerah terdiri dari 33 provinsi dan 451 daerah kabupaten/kotamadya.

Mardiasmo menjelaskan, kunci sinergi penyusunan antara APBN dengan APBD adalah waktu. "Karena, siklus APBN dan APBD sama yaitu 1 Januari hingga 31 Desember, maka penyusunan APBN dan APBD harus sinergis," ujarnya.

DPR dan pemerintah menyepakati APBN 2008 pada Oktober 2007. Daerah idealnya sudah dapat menyelesaikan pada akhir November 2007. Daerah yang menyelesaikan RAPBD 2008 pada Desember 2007 sebanyak 135 daerah, Januari 2008 sebanyak 190 daerah, Ferbuari 2008 sebanyak 86 daerah, dan Maret 2008 sebanyak 7
daerah. (rhs)

Share