o1 o2

Economy - Sektor Riil


AdamAir Tutup, Pariwisata DIY Tak Terganggu

Selasa, 18 Maret 2008 - 10:36 wib
text TEXT SIZE :  

YOGYAKARTA - Terkait rencana penutupan sementara jalur penerbangan maskapai AdamAir 21 Maret mendatang dinilai tidak akan menggangu kondisi pariwisata di DIY.

Menurut Kepala Badan Pariwisata (Baparda) DIY, Tasbir, dengan tutupnya jalur penerbangan Jakarta-Yogyakarta oleh maskapai AdamAir tersebut dia yakin maskapai lain akan segera menggantikan penutupan jalur tersebut. Tasbir menambahkan jalur penerbangan Jakarta-Yogyakarta sangat padat dan potensial sehingga otomatis akan memancing maskapai lain untuk segera menggantikannya.

"Saya yakin maskapai lain akan segera menutup jalur AdamAir Jakarta-Yogyakarta yang akan tutup ini. Bahkan kemarin Air Asia saja sudah meminta jadwal untuk bisa terbang reguler setiap hari. Jadi bagi pariwisata di DIY tidak ada masalah kok," kata Tasbir di Yogyakarta, Selasa (18/3/2008).

Menurut Tasbir dengan tutupnya jalur penerbangan Jakarta-Yogya oleh AdamAir akan dimanfaatkan oleh maskapai lain untuk menambah kapasitasnya pula. Sedangkan mengenai dampak masuknya maskapai asing yaitu AirAsia dan Malaysia Airlines, kata Tasbir, sudah dirasakan dampaknya terutama bagi kalangan perhotelan dan travel agen.

"Kita pantau di hotel-hotel tamunya sudah meningkat yang berasal dari Malaysia juga. Bahkan Air Asia sudah mencapai 70 persenan dari target kedatangan mereka ke Yogya," jelasnya.

Di sisi lain, Andreas Perdana Putra dari divisi tiketing Asosiasi Tour dan Travel Pariwisata (ASITA) DIY mengatakan agar pelaku tour dan travel di DIY bisa menyikapi penutupan AdamAir dengan lebih bijaksana. Diharapkan mereka tidak hanya bergantung kepada banyaknya tiket yang masuk tapi bisa pula mengembangan kegiatan tour.

"Kita harap sih teman-teman tidak hanya bergantung pada tiket tapi bisa mengembangkan dari kegiatan lain semisal tur dan sebagainya. Sebab dengan masuknya berbagai maskapai khususnya dari asing kemarin ternyata sudah banyak pula pelancong dari Malaysia yang ke Yogya," kata Andreas. (Satria Nugraha/Trijaya/mbs)

 Ada 0 komentar untuk berita ini. Komentar Anda?
Share
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terikini di http://m.okezone.com
o1 o2
o1 o2

0 komentar

[+lihat komentar]


o1 o2
o1 o2

Berita Lainnya

o3 o4