Strategi Pemasaran
Lakukanlah dengan Sentuhan Personal
Senin, 24 Maret 2008 - 13:24 wib
Berita Lainnya
-
Rabu, 02/07/2008 09:07
Nyonya Meneer (1)
Taktik MLM Menjaring Devisa -
Senin, 23/06/2008 11:06
Grab Their Intention to Make Action (2) -
Selasa, 17/06/2008 12:06
From Awareness To Become Interest (1) -
Kamis, 29/05/2008 11:05
Terobosan Finansial -
Senin, 28/04/2008 10:04
Sekuat Apa Pengaruh Influencer Terhadap Pembelian? (2) -
Senin, 21/04/2008 15:04
Sekuat Apa Pengaruh Influencer Terhadap Pembelian? (1) -
Selasa, 08/04/2008 12:04
Fighting Brand -
Senin, 03/03/2008 11:03
Pergeseran Preferensi Konsumen: Murah & Nyaman -
Kamis, 28/02/2008 11:02
Strategi Pemasaran
Strategi vs Budget Beriklan

Ok, katakan Anda sudah memiliki sederet daftar prospek incaran Anda. Sekarang apakah Anda sudah memikirkan bagaimana caranya Anda menghampiri dan bicara dengan mereka? mungkin ada baiknya kalau kita datang ke kantornya, atau, akan lebih baik bila berkunjung ke rumahnya... tapi suasana seperti apa yang dapat menyenangkan hati mereka, sehingga mereka akan dengan senang hati mendengarkan dan memperhatikan produk Anda.
Ilustrasi tersebut kurang lebih menggambarkan situasi seperti apa yang Anda hadapi saat Anda merencanakan untuk beriklan kepada konsumen Anda di segmen kelas premium. Seperti juga seperti produk yang kita buat dan pasarkan untuk mereka, berkomunikasi dengan segmen ini perlu sentuhan khusus yang membuat mereka akan tetap merasa istimewa dan eksklusif.
Bicara mengenai iklan yang sukses, berarti berbicara mengenai strategi komunikasi yang efektif. Dengan pemahaman bahwa konsumen kelas premium ini tidak terlalu banyak, menyukai tampilan dan citra yang berkelas, dan suka hal-hal yang bersifat eksklusif, maka sebaiknya kita melupakan saja pakem bahwa iklan yang sukses adalah iklan yang ditayangkan besar-besaran dengan budget yang besar.
Berkomunikasi dengan segmen ini, berarti kita harus cermat memilih media. Lupakanlah acara prime time di televisi, karena konsumen Anda adalah para pengambil keputusan yang baru berada di rumah selepas jam 8 malam. Berita tengah malam, atau acara yang mencerminkan kelas "babe-babe" (alias berbobot) seperti talkshow dapat menjadi pilihan bila ingin beriklan di televisi.
Atau pilihan yang lebih ekstrem lagi, lupakanlah televisi. Fokuslah pada majalah-majalah dengan pembaca spesifik, seperti majalah berita dan majalah kaum profesional. Media-media spesifik dan berkelas seperti itu akan mengantarkan pesan Anda secara langsung kepada target konsumen Anda.
Kuncinya adalah, Anda tidak perlu berbicara pada semua orang, Anda hanya perlu berbicara pada beberapa orang yang tepat. Dan untuk itu pastikan Anda mencari mereka melalui media yang tepat. Setelah itu, perlakukan mereka secara khusus. Pastikan Anda mengetahui secara tepat apa yang mereka inginkan, jangan buang waktu mereka dan Anda dengan mengemukakan hal-hal yang tidak perlu dan tidak ingin mereka lihat. Pastikan eksekusi komunikasi Anda dapat mencerminkan produk dan segmen yang Anda inginkan. (//mbs)


