JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) meminta untuk dilakukannya market intelligence di Vietnam, agar produk dalam negeri bisa menembus pasar.
"Tadi arahan dari bapak Wapres kami diminta untuk melakukan 'market intelligence'. Jadi market survei dan juga mempelajari consumer taste di sana," ujar Dubes RI untuk Vietnam Pitono Purnomo, di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (14/4/2008).
Karena, kalau melihat hubungan bilateral kedua negara, volume perdagangan kedua negara pada 2007, sudah mencapai lebih dari USD2 miliar. Pada 2007 Indonesia mengalami surplus, begitu juga pada 2006.
"Jadi instead kita ini bersaing, bagaimana kita bangun kemitraan karena kita juga sesama anggota Asean dan kita juga punya ikatan historis yang kuat," jelasnya.
Dengan dengan melakukan market survei, lanjutnya, pemerintah akan melihat secara realistis di mana kelemahan dan keunggulan dalam negeri.
(rhs)