JAKARTA - Pemerintah menargetkan nilai perdagangan Indonesia ke Vietnam akan terus tumbuh 15 persen.
Selama ini, menurut Dubes RI untuk Vietnam Pitono Purnomo, perdagangan Indonesia ke negara tersebut selalu surplus. "Jadi saya optimistis," ujar Pitono, di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (14/3/2008).
Menurutnya, yang menjadi andalan untuk mendongkrak nilai ekspor yakni produk elektronik, komponen kompoter, besi, dan baja.
Keunggulan tersebut, lanjut Pitono, berdasarkan perbedaan keunggulan masing-masing negara. Pemerintah menyatakan, Vietnam sebagai eksportir pangan nomor dua terutama di sektor beras.
Untuk komoditi perdagangan lainnya, Indoensia, dan Vietnam juga sama-sama mengandalkan produk perkebunan, seperti kopi. Vietnam memiliki volume ekspor yang sudah lebih besar daripada Indonesia. "Hal ini mungkin bisa kita gali bagaimana bisa kita lakukan kerja sama," tutupnya.
(rhs)