JAKARTA - Hotel Mandarine Regency berencana melepas kepemilikan sahamnya melalui mekanisme initial public offering (IPO) 24,79 persen.
Jumlah itu setara dengan 300 juta saham biasa dan 198 juta waran. Harga yang ditawarkan hotel berbasis di Batam ini, sekira Rp110-150 per lembar.
Presiden Investment Banking of Overseas Securities Rudy Tuahunse mengatakan, dana itu akan digunakan perseoan, sekira 50 persen untuk renovasi kamar dan upgrade fasilitas hotel.
"Sekira 30 persen akan digunakan untuk pengembangan shooping, archade maupun specialty store, luxury boutieq, dan 20 persen digunakan untuk modal kerja," jelasnya, dalam paparan publik, di Hotel Nikko, Jakarta, Senin (21/4/2008).
Dalam pelaksanannya hotel bintang empat ini menunjuk Overseas Securities sebagai penjamin pelaksana emisi.
Pernyataan efektif Bapepam-LK diharapkan keluar pada 12 Mei, sehingga masa penawaran dapat dilakukan pada 14-16 Mei, perkiraan tanggal penjatahan pada 19 Mei, dan listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 23 Mei.
(Nunung Ahniar/Sindo/rhs)