JAKARTA - Sepanjang Januari hingga Maret 2008, PT Bank Niaga Tbk (BNGA) membukukan laba bersih Rp207 miliar. Laba bersih ini hanya naik 2,5 persen dibandingkan laba periode tahun lalu.
Dana pihak ketiga (DPK) tumbuh Rp9,14 triliun atau 25 persen menjadi Rp45,96 triliun. "Pertumbuhan DPK ini didukung oleh pertumbuhan giro dan tabungan yang masing-masing tumbuh 60 dan 23 persen," kata Direktur Utama Bank Niaga Hashemi Albakri saat paparan kinerja perseroan, di Graha Niaga, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin (28/4/2008).
Pertumbuhan kredit mencapai 32,3 persen menjadi Rp42,7 triliun, dengan rasio kredit bermasalah (NPL) 2,20 persen. NPL ini turun dibanding periode tahun lalu sebesar 3,13 persen.
Total aset mencapai Rp54,9 triliun, meningkat 23,3 persen. Loan to deposito ratio (LDR) tercatat 92,12 persen, sedangkan posisi tahun lalu 87,12 persen, serta rasio kecukupan modal (CAR) sebesar 16,02 persen.
Return on asset (RoA) tercatat sebesar 2,01 persen, dan return on equity (RoE) tercatat 17 persen. Nett interest margin (NIM) lebih rendah menjadi 5,21 persen. Serta nett interest income Rp657 miliar, naik 4,6 persen.
(hsp)