Sektor Riil
Pupuk Langka di Temanggung
Selasa, 29 April 2008 - 17:38 wib

TEMANGGUNG - Kekurangan pupuk juga dirasakan oleh petani di kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Untuk mendapatkan satu zak pupuk jenis urea petani harus antre berdesak-desakan. Padahal, saat ini petani sangat membutuhkan pupuk, karena sudah memasuki masa tanam padi maupun tembakau.

Seperti yang terjadi di salah satu kios di kota Temanggung, setiap hari terdapat antrean petani yang ingin mendapatkan pupuk urea, ironisnya antrean ini sudah terjadi sejak tiga bulan lalu. Agen mencoba menggunakan kupon agar jatah pupuk yang sedikit terbagi dengan merata.

Kepala Dinas Pertanian Temanggung Roni Nurhastuti mengakui, kelangkaan pupuk terjadi karena realisasi dari Januari hingga April masih terdapat kekurangan sebesar 20 persen.

"Kebutuhan pupuk di Temangung tahun ini sebesar 42 ribu ton, namun di peraturan gubernur hanya disetujui 34 ribu ton," ujarnya.

Sampai sekarang, menurut Roni, realisasi 43 ribu ton tersebut masih kurang 920 ton. "Seharusnya dari Januari sampai April sudah turun semua, tapi sampai sekarang masih kurang 920 ton," ujarnya.

Pihaknya berharap kekurangan pupuk tersebut segera dikirim ke Temanggung. "Sebentar lagi musim tanam, kasihan petani bingung mencari pupuk," harapnya. (Nazarudin Latief/Sindo/rhs)
250x208 250x250