NISP Tower (Foto: Sindo)
JAKARTA - Sepanjang Januari hingga Maret 2008, PT Bank NISP Tbk membukukan laba bersih Rp54,25 miliar. Laba bersih ini menurun 33,75 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp81,89 miliar.
Padahal, pendapatan bunga bersih naik 14,90 persen dari Rp263,16 miliar menjadi Rp302,38 miliar. Sementara, pendapatan nonbunga turun 8,27 persen dari Rp95,73 miliar menjadi Rp87,81 miliar.
Demikian disampaikan oleh Pramukti Surjaudaja, dalam paparan kinerja di NISP Tower, Jalan Dr Satrio, Jakarta, Rabu (30/4/2008).
Total kredit tercatat Rp18,918 triliun, naik 16,60 persen dibanding periode tahun sebelumnya Rp16,225 triliun. Dana pihak ketiga (DPK) naik 3,08 persen dari Rp20,101 triliun menjadi Rp20,721 triliun.
"Total ekuitas naik 4,28 persen menjadi Rp3,382 triliun, total aset naik 1,02 persen menjadi Rp27,584 triliun," katanya.
Rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) naik dari 16,73 persen menjadi 18,51 persen. Rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) turun dari 2,36 persen menjadi 2,14 persen.
Rasio penyaluran kredit terhadap dana pihak ketiga (loan to deposit ratio/LDR) Bank NISP naik dari 80,71 persen menjadi 91,29 persen. Selisih bunga bersih (net interest margin/NIM) naik dari 4,40 persen menjadi 4,99 persen. Rasio laba terhadap aset (return on asset/RoA) turun dari 1,71 persen menjadi 1,10 persen, dan rasio laba terhadap modal (return on equity/RoE) turun dari 13,91 persen menjadi 6,51 persen.
(hsp)