Fiskal & Moneter
BI Rate Naik 250 Bps, Moneter Aman
Jum'at, 9 Mei 2008 - 15:19 wib
Nuria - Okezone
Berita Lainnya

Gedung BI (Foto: Sindo)
JAKARTA - Berdasarkan hasil stress test, Bank Indonesia (BI) masih menungkinkan untuk menaikkan BI rate hingga 250 pasis poin (Bps). Pasalnya, saat BI rate naik 150-250 bps, NPL memang naik, tapi tidak membahayakan sistem moneter nasional.

Stress tes merupakan tes untuk mengetahui seberapa rentan suatu sistem finansial terhadap kejutan-kejutan yang sifatnya hipotetis, seperti anjloknya harga saham atau kenaikan harga minyak dunia. Dari hasil stress test ini, sistem keuangan nasional tetap baik, dengan sistem policy akhir-akhir ini.

"Memang kredit bermasalah (nonperforming loan/NPL) naik, tapi tidak membahayakan. Karena NPL baru satu indikator saja," ujar Deputi Gubernur BI Hartadi Agus Sarwono dalam diskusi Apconex, di JCC, Senayan, Jakarta, Jumat (9/5/2008).

Dia mengatakan, keberadaan NPL selalu dicover oleh rasio kecukupan modal (CAR). "Karena CAR-nya masih cukup, jadi tidak membahayakan," katanya.

Dia mengatakan, pertumbuhan kredit sudah mencapai 28,1 persen. NPL, kata dia juga mengalami kenaikan. "NPL memang harus diperhatikan, karena industri yang memberi kredit sangat banyak macamnya," kata dia.
 
Kemudian, lanjut dia, dilakukan stress test dampak terhadap CAR, suku bunga, tidak terlalu membahayakan bagi perbankan. Jadi sistem keuangan kita tetap baik, dengan kecenderungan policy akhir-akhir ini. (hsp)
250x208 250x250