Finance
Bhakti Investama Patok Pendapatan 35-40%
Jum'at, 9 Mei 2008 - 19:40 wib
Ade Hapsari Lestarini - Okezone
Berita Lainnya
-
Jum'at, 10/10/2008 17:10
Rating Indosat Naik Jadi Ba1 -
Jum'at, 10/10/2008 17:10
Investor Harus Tumbuhkan Kebersamaan -
Jum'at, 10/10/2008 16:10
HSBC Tak Mau Andalkan Dana Inggris -
Jum'at, 10/10/2008 16:10
Otoritas Bursa Usut Penyebar Informasi Menyesatkan -
Jum'at, 10/10/2008 16:10
Waduh, Rupiah Ditutup Rp9.850! -
Jum'at, 10/10/2008 15:10
BEI Akan Kembali Bertemu Bakrie Group -
Jum'at, 10/10/2008 15:10
CIMB Niaga Bantah Punya Mortgage di AS -
Jum'at, 10/10/2008 15:10
Antam: Berita Pembelian BUMI Hanya Isapan Jempol -
Jum'at, 10/10/2008 14:10
BEI Tak Ingin Krismon 1997 Terulang -
Jum'at, 10/10/2008 14:10
Rizal Ramli:
Buy Back BUMN Hanya Untungkan Asing & Elit

"Tahun lalu sebagian keuntungan didapat dari penjualan aset PT Global Mediacom Tbk," ujar Direktur Utama BHIT Hary Djaja, saat paparan publik, di Auditorium Menara Kebun Sirih, Jumat (9/5/2008).
Hary mengatakan, untuk pertumbuhan bisnis BHIT, selama di tahun 2008 ini, pendapatan usaha perusahaan naik 34 persen dan masih akan bertumbuh hingga akhir tahun mendatang. Adapun proyeksi pertumbuhannya sekira 35-40 persen.
"Kami optimistis masih akan bertumbuh di tengah pasar yang bergejolak ini," tambahnya.
Dia mengatakan, saat ini perusahaan sedang menargetkan untuk opportunity bisnis. Seperti diketahui, BHIT telah melakukan eksekusi akuisisi perusahaan media dari China, Linktone, yang diakuisisi oleh PT Media Nusantara Citra Tbk (MNC) pada bulan April lalu. Di mana MNC telah mengambil 57 persen saham Linktone. (rhs)


