Fiskal & Moneter
Subsisi BBM Bisa Bengkak Rp300 T
Sabtu, 10 Mei 2008 - 12:19 wib
Lamtiur Kristin Natalia Malau - Okezone
Berita Lainnya
-
Selasa, 22/07/2008 19:07
Hasil Lelang Debt Switch Sebesar Rp4,4 Triliun. -
Selasa, 22/07/2008 17:07
UU PPN Baru Berlaku Awal 2009 -
Selasa, 22/07/2008 17:07
Pemerintah Harus Beri Kepastian Hukum ke Daerah -
Selasa, 22/07/2008 17:07
Defisit RAPBN 2009 Ditargetkan 1,5% -
Selasa, 22/07/2008 12:07
Pemerintah Tunda DAU Sebesar 25% -
Selasa, 22/07/2008 11:07
66% Raperda Disarankan Ditolak -
Selasa, 22/07/2008 11:07
Menkeu Minta 2.000 Perda Dibatalkan -
Selasa, 22/07/2008 10:07
Sri Mulyani:
Masyarakat Happy Adalah Aset -
Selasa, 22/07/2008 10:07
SBY Pimpin Sidang RAPBN 2009 -
Selasa, 22/07/2008 08:07
Depkeu Lelang SUN yang Jatuh Tempo 2009-2013

Hal itu dikatakan Wakil Presiden Jusuf Kalla, usai menyaksikan latihan persiapan Tim Uber Cup, di Jalan Asia Afrika, Senayan, Jakarta, Sabtu (10/5/2008).
"Kita adalah negara yang subsidinya paling tinggi di dunia. Memang harga premium paling murah di Iran dengan penduduk 70 juta dan setiap mobil hanya dapat tiga liter per hari. Kita juga bisa kalau mau batasi tiga liter per hari," tegasnya.
Pada simulasi yang diajukan pemerintah, harga premium dinaikkan dari Rp4.500 menjadi Rp6.000 per liter. Solar dari Rp4.300 menjadi Rp5.500, dan minyak tanah dari Rp2.000 menjadi Rp2.500.
Jika harga BBM dinaikkan 28,7 persen, maka akan diperoleh penghematan anggaran hingga Rp25 triliun. Direncanakan, sebagian dana akan dialokasikan untuk bantuan langsung tunai (BLT) Rp11,5 triliun, dan Rp 8,4 triliun untuk mengurangi defisit dari 2,1 persen PDB (Produk Domestik Bruto), menjadi 1,9 persen. (rhs)


