Sektor Riil
Fly Over Bandara Habiskan Rp1 Miliar
Minggu, 11 Mei 2008 - 14:26 wib
Sutarmi - Okezone
Berita Lainnya
-
Rabu, 23/07/2008 18:07
Musim Panen, Harga Gula Merosot -
Rabu, 23/07/2008 16:07
BP Migas: Harga LNG Jangan Dipolitisir -
Rabu, 23/07/2008 15:07
Wisatawan Domestik ke Bali Melonjak 30% -
Rabu, 23/07/2008 14:07
Pengiriman Gas Tangguh Dialihkan ke Kogas -
Rabu, 23/07/2008 13:07
PLN: Tak Ada Pemadaman Bergilir di Kaltim -
Rabu, 23/07/2008 09:07
Bunga KPR BTN Akan Naik -
Selasa, 22/07/2008 19:07
Ketua Kadin: Pengusaha Tak Keberatan TDL Dinaikkan -
Selasa, 22/07/2008 19:07
Impor Garam 1,5 Jt Ton -
Selasa, 22/07/2008 19:07
Ketua Kadin: Berharap SKB 5 Menteri Ditunda Agustus -
Selasa, 22/07/2008 17:07
Pertumbuhan Ekspor Perhiasan Ditargetkan 25%
JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum Joko Kirmanto mengatakan pembangunan jalan layang (fly over) pada jalan tol yang menghubungkan Jakarta dengan Bandara Soekarno-Hatta menghabiskan dana hampir Rp1 miliar.
"Dananya kurang lebih Rp700 sampai Rp800 juta, tapi jumlah itu belum final," ujar Joko Kirmanto usai mengikutu peringatan 100 tahun Kebangkitan Bangsa di Monumen Nasional, Jakarta, Minggu (11/5/2008).
Joko menuturkan, pembuatan jalan layang tersebut ditargetkan selesai pada akhir tahun 2008. Bahkan, dikatakannya, proyek pembuatatan jalan tersebut sudah dimulai sejak bulan kemarin kendati pembuatan belum tampak.
"Sudah kita mulau, dari Pluit sampai Kamal, akhir tahun ini selesai. Dari Kamal hingga Bandara Soekarno Hatta selesai sampai akhir tahun depannya," ungkapnya.
Sedangkan untuk jangka pendek, mengatasi banjir yang sering kali menghampat lalu lintas, dikatakannya, Departemen Pekerjaan Umum akan membangun tanggul permanen.
"Banjir kemarin sudah bisa kita atasi dengan memperbaiki tanggul. Saya minta tanggul dibuat permanen, tidak darurat seperti ini," pungkasnya.
Seperti diberitakan, jalan layang di jalan tol menuju Bandara itu digunakan saat musim penghujan seperti saat ini di mana jalan tol dilanda banjir. Banjir sering terjadi di km 24-27 jalan tol tersebut.
(rhs)
"Dananya kurang lebih Rp700 sampai Rp800 juta, tapi jumlah itu belum final," ujar Joko Kirmanto usai mengikutu peringatan 100 tahun Kebangkitan Bangsa di Monumen Nasional, Jakarta, Minggu (11/5/2008).
Joko menuturkan, pembuatan jalan layang tersebut ditargetkan selesai pada akhir tahun 2008. Bahkan, dikatakannya, proyek pembuatatan jalan tersebut sudah dimulai sejak bulan kemarin kendati pembuatan belum tampak.
"Sudah kita mulau, dari Pluit sampai Kamal, akhir tahun ini selesai. Dari Kamal hingga Bandara Soekarno Hatta selesai sampai akhir tahun depannya," ungkapnya.
Sedangkan untuk jangka pendek, mengatasi banjir yang sering kali menghampat lalu lintas, dikatakannya, Departemen Pekerjaan Umum akan membangun tanggul permanen.
"Banjir kemarin sudah bisa kita atasi dengan memperbaiki tanggul. Saya minta tanggul dibuat permanen, tidak darurat seperti ini," pungkasnya.
Seperti diberitakan, jalan layang di jalan tol menuju Bandara itu digunakan saat musim penghujan seperti saat ini di mana jalan tol dilanda banjir. Banjir sering terjadi di km 24-27 jalan tol tersebut.
(rhs)


