Finance
Analisa Saham Hari ini
Investor Cermati Rencana Kenaikan BBM
Senin, 12 Mei 2008 - 08:03 wib
Hadi Suprapto - Okezone

JAKARTA - Rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) akan menjadi perhatian investor. Sebab, belum pastinya kenaikan itu akan membuat investor melakukan aksi tunggu (wait and see). Akibatnya, indeks harga saham gabungan (IHSG) akan bergerak datar.

Sementara, perdagangan saham di bursa Wall Street pada perdagangan akhir pekan lalu ditutup terkoreksi. Indeks Dow Jones turun 120,90 poin atau 0,94 persen ke level 12.745,88, dan indeks Nasdaq turun 5,72 poin atau 0,23 persen ke 2.445,52.

Berikut prediksi perdagangan saham untuk Senin (12/5/2008) ini:

Trimegah Securities
Aksi ambil untung (profit taking) pada perdagangan akhir pekan lalu membuat IHSG terkoreksi hingga menyentuh area tren support 2.365, dan ditutup dengan perlawanan aksi pembelian selektif serta mendarat ke level 2.375.

Para pelaku pasar cenderung menanti kepastian kebijakan pemerintah mengenai kenaikan harga BBM. Hal ini sekaligus sebagai katalis penentu arah pergerakan IHSG.

Pada perdagangan hari ini, IHSG akan bergerak dengan kecenderungan datar pada interval 2.300-2.400.

Bhakti Securities
IHSG pada akhir pekan ditutup melemah 1,9 poin akibat harga minyak yang mencapai lebih dari USD120 per barel, membuat investor berhati-hati dalam membeli saham.

IHSG pada awal pekan akan bergerak variatif menunggu perkembangan pasar global. IHSG akan diperdagangkan pada rentang 2.300-2.430.
 
Optima Securities
IHSG kembali melemah tipis 1,9 poin keposisi 2.375 dipicu bursa regional yang tertekan karena harga minyak. IHSG diperkirakan terus melemah karena belum ada sentimen yang kuat untuk menaikkan IHSG.

IHSG diperkirakan bergerak pada level 2.360-2.380 dengan saham pilihan, PT Tunas Baru Lampung Tbk (TBLA), PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Timah Tbk (TINS), PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB), dan PT PP London Sumatra Tbk (LSIP).

Pada perdagangan akhir pekan lalu, Jumat 9 Mei, IHSG ditutup terkoreksi 1,90 poin ke level 2.375,03. Indeks LQ45 turun 0,68 poin ke 508,84, dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 1,04 poin ke 438,21. (hsp)
250x208 250x250