Sektor Riil
Ditanya BBM, Purnomo Ngacir
Senin, 12 Mei 2008 - 19:17 wib
Berita Lainnya

JAKARTA - Begitu sensitifnya isu kenaikan BBM membuat sejumlah pejabat bungkam. Menteri ESDM Purnomo yang biasanya friendly dengan para wartawan, kini tidak mau menjawab sejumlah pertanyaan.

Padahal, para wartawan sudah menantinya sejak pagi di Gedung ESDM lantai 10, Jakarta, Senin (12/5/2008).

Sejak pagi wartawan cetak dan elektronik menunggu Purnomo untuk menanyakan soal besaran tarif dan waktu kenaikan BBM yang meresahkan warga.

Menteri Purnomo saat itu masih melakukan rapat kooordinasi dengan gubernur se-Kalimantan, membahas mengenai pasokan listrik di wilayah Kalimantan.

Setelah acara selesai, dilanjutkan acara jumpa pers kelistrikan. Namun, Pak Menteri tidak menjawab pertanyaan soal kenaikan BBM. Menteri langsung pergi meniggalkan ruangan menuju lift. Saat dikerubuti wartawan, Purnomo tidak bersedia menjawab dan hanya melambaikan tangan.

Senada dengan sang bos, Dirjen ESDM juga diam seribu bahasa soal kenaikan BBM.

"Menterinya ngomong nggak? Kalau menterinya aja enggak ngomong, masak saya bicara?" ujar Dirjen Migas Departemen ESDM Luluk Soemiarso.

Menurut Luluk, untuk masalah BBM sudah ada porsinya masing-masing. Luluk pun menjelaskan persoalan lain yang tidak berkaitan dengan BBM. (Gaib Maruto Sigit /Trijaya/rhs)
250x208 250x250