Fiskal & Moneter
Boediono Inginkan Harga Sembako Wajar
Senin, 12 Mei 2008 - 11:22 wib
Nuria - Okezone
Berita Lainnya
-
Kamis, 24/07/2008 12:07
Risiko Inflasi Global
Kenaikan Inflasi RI Paling Ringan -
Rabu, 23/07/2008 18:07
Jangan Terkecoh Anggaran Kemiskinan di APBN -
Rabu, 23/07/2008 17:07
Neoliberal untuk APBN Mandul -
Rabu, 23/07/2008 17:07
Auditor Pajak Masih Mudah Disuap -
Rabu, 23/07/2008 16:07
Hartadi: Commodity Supercycle Capai Puncak -
Rabu, 23/07/2008 14:07
Krisis Pangan & Energi
Peran Bank Sentral Sangat Dibutuhkan -
Rabu, 23/07/2008 13:07
Pansus Hak Angket Energi
BPK Bantu Sediakan Data ke DPR -
Rabu, 23/07/2008 13:07
Resesi AS Berdampak Terbatas di RI -
Rabu, 23/07/2008 09:07
BPS Akui Belum Maksimal Ungkap Data Kemiskinan -
Selasa, 22/07/2008 19:07
Hasil Lelang Debt Switch Sebesar Rp4,4 Triliun.

"Pemerintah menginginkan pasokan lebih baik dan harga pada tingkat yang lebih wajar," ujar Menko Perekonomian Boediono, di sela rapat koordinasi Kadin Indonesia Bidang Perhubungan, di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (12/5/2008).
Seperti diketahui, harga-harga barang di sejumlah daerah saat ini sudah mengalami kenaikkan kendati harga BBM belum resmi diumumkan oleh pemerintah.
Menurutnya, kenaikkan harga pangan yang saat ini terjadi juga imbas dari kenaikkan harga di pasar internasional. Sebab, saat ini harga pangan dan energi tengah menjadi masalah di seluruh negara. "Biaya di nengara lain juga ikut tinggi. Jadi kita harus bandingkan dengan negara lain," pungkasnya. (rhs)


