ekonomi global
Suku Bunga China Bakal Naik
Senin, 12 Mei 2008 - 10:55 wib
Rani Hardjanti - Okezone
Berita Lainnya
-
Senin, 21/07/2008 14:07
Inggris Hadapi Resesi Tahun Depan -
Senin, 21/07/2008 09:07
Putaran Doha Masih Alot -
Minggu, 20/07/2008 16:07
Negara-Negara Teluk Arab Tertarik Investasi di Negara Lain -
Minggu, 20/07/2008 12:07
ECB Yakinkan Masyarakat Bisa Lewati Inflasi Tinggi -
Sabtu, 19/07/2008 11:07
Citigroup Catat Kerugian USD2,5 M

Salah satunya China. Negeri Macan Asia itu mencatat inflasi tertinggi dalam 11 tahun terakhir. Pemicunya adalah tingginya indeks harga konsumen (IHK) April 2008 tercatat 8,5 persen. berdasarkan Biro Statistik China, jumlah itu meningkat dari bulan sebelumnya yang hanya 8,3 persen. Tingginya IHK itu disebabkan oleh tingginya laju kelompok makanan, hingga 22,1 persen.
Gubernur Bank Sentral China Zhou Xiaochuan mengatakan, ruang bagi bank sentral untuk menaikkan tingkat suku bunga sangat besar. Saat ini suku bunga pinjaman satu tahun dipatok 7,47 persen sejak tahun lalu. "Kemungkinan akan dinaikkan," ujarnya, seperti dikutip Bloomberg, Senin (12/5/2008).
Sementara itu Analis Senior BNP Paribas Isaac Meng mengatakan, potensi tekanan inflasi di negara yang pertumbuhan ekonominya tercepat ke-4 di dunia itu sangat besar. Sehingga, tidak ada pilihan lain bagi pemegang kebijakan moneter untuk menaikkan suku bunga.
"Tingginya tekanan inflasi akan mendorong warga untuk bekerja lebih keras lagi," pungkasnya.
(rhs)


