Keluarga miskin (Foto:Sindo)
JAKARTA - Pemerintah setidaknya akan memberikan bantuan langsung tunai (BLT) kepada 19,1 juta kepala keluarga (KK). Langkah ini sebagai kompensasi atas kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).
Tidak hanya itu, pemerintah juga akan memberikan beras untuk keluarga miskin (raskin) dan TNI/Polri golongan rendah, terutama golongan satu dan dua. Untuk program raskin, lebih kurang akan diberikan kepada 19,1 juta KK dan 5-7 juta TNI/Polri dan PNS golongan rendah.
"Sehingga, rakyat miskin bisa berkurang di bawah 19,1 juta KK," kata Menkokesra Aburizal Bakrie (Ical), kepada wartawan di Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (14/5/2008).
Pemerintah juga akan mengamankan dengan membiayai program nasional pemberdayaan masyarakat (PNPM). Setidaknya dalam anggaran 2008-2009, program ini telah dialokasikan dana hingga Rp13,5 triliun. "Mudah-mudahan bisa Rp14 triliun," katanya.
Dana itu, termasuk program kredit usaha rakyat (KUR) sebesar Rp5,2 triliun dengan 400 ribu kreditor.
(hsp)
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com/okezone.jad