Finance
Minyak Kembali Naik, Rupiah Tertekan 45 Poin
Rabu, 14 Mei 2008 - 09:23 wib
Hadi Suprapto - Okezone
Berita Lainnya
-
Kamis, 24/07/2008 07:07
Rupiah Jalan di Tempat -
Rabu, 23/07/2008 19:07
CSR Indonesia Terbelakang di Asia -
Rabu, 23/07/2008 18:07
Pefindo Terbitkan Rating dan Ranking Reksadana -
Rabu, 23/07/2008 18:07
Perusahaan Tetap CSR Meski Tidak Ada Insentif -
Rabu, 23/07/2008 18:07
Dua Mantan Kabiro Bapepam Incar Posisi Komut BEI -
Rabu, 23/07/2008 18:07
Revisi Aturan Soal Penjatahan tak Diprioritaskan -
Rabu, 23/07/2008 17:07
Bapepam Cermati Audit Penjatahan Saham Adaro -
Rabu, 23/07/2008 17:07
Ekadharma Bangun Pabrik Rp64,6 M -
Rabu, 23/07/2008 16:07
Indeks Masih Seperti Yoyo -
Rabu, 23/07/2008 16:07
Hanson Lepas Saham di Primayudha

Harga minyak mentah di New York Mercantile Exchange pada perdagangan semalam, atau 13 Mei waktu setempat, sempat menyentuh USD126,98 per barel. Angka ini merupakan rekor tertinggi, setelah akhir pekan lalu menyentuh USD126 per barel, lalu turun lagi ke level USD123 per barel.
Kekhawatiran investor membuat rupiah semakin tertekan. Apalagi, jika di lantai bursa juga terjadi aksi profit taking, ini akan semakin memperburuk rupiah. Akan tetapi, Bank Indonesia, selaku penjaga moneter selalu siaga mengamankan rupiah pada nilai tukar yang wajar. (hsp)


