Finance
Bursa Asean Uji Kompetisi Emiten Domestik
Rabu, 14 Mei 2008 - 14:20 wib
Berita Lainnya
-
Kamis, 24/07/2008 07:07
Rupiah Jalan di Tempat -
Rabu, 23/07/2008 19:07
CSR Indonesia Terbelakang di Asia -
Rabu, 23/07/2008 18:07
Pefindo Terbitkan Rating dan Ranking Reksadana -
Rabu, 23/07/2008 18:07
Perusahaan Tetap CSR Meski Tidak Ada Insentif -
Rabu, 23/07/2008 18:07
Dua Mantan Kabiro Bapepam Incar Posisi Komut BEI -
Rabu, 23/07/2008 18:07
Revisi Aturan Soal Penjatahan tak Diprioritaskan -
Rabu, 23/07/2008 17:07
Bapepam Cermati Audit Penjatahan Saham Adaro -
Rabu, 23/07/2008 17:07
Ekadharma Bangun Pabrik Rp64,6 M -
Rabu, 23/07/2008 16:07
Indeks Masih Seperti Yoyo -
Rabu, 23/07/2008 16:07
Hanson Lepas Saham di Primayudha

"Itu baik agar emiten kita lebih termotivasi meningkatkan kinerjanya," kata Analis Mega Capital Felix Sindhunata mengatakan, di Jakarta, Rabu, (14/5/2008).
Meksi demikian dia mempertanyakan kesiapan emiten domestik di tingkat regional. "Apakah kita siap bersaing dengan Temasek dan lainnya? Jangan-jangan saat kapitalisasi pasar diranking kontribusi emiten kita kecil," katanya.
Indonesia dan lima negara di Asean berencana membentuk bursa bersama (Asean Linkage). Kesepakatan itu akan dibahas lebih lanjut pada Juli 2008.
Rencananya enam negara Asean yakni Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand, Philipina, dan Vietnam akan membentuk Asean Linkage. Di mana seluruh perusahaan terbuka di bursa efek masing-masing negara dapat ditransaksikan dalam satu bursa. (Whisnu Bagus /Sindo/rhs)


