Finance
Kaji Stock Split, PGAS Tunjuk Bahana
Rabu, 14 Mei 2008 - 20:22 wib

JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) menunjuk Bahana Securities untuk mengkaji rencana pemecahan nilai saham (stock split). Rasio pemecahan saham itu akan diumumkan pada rapat umum pemegang saham (RUPS) 13 Juni mendatang.

"Kita telah menunjuk Bahana Securities untuk mengkaji rencana stock split itu," kata Direktur Utama PGN Sutikno, ketika dihubungi di Jakarta, Rabu (14/5/2008) malam.

Menurutnya, pengkajian itu tentunya juga melihat pergerakan saham PGAS akhir-akhir ini. Rencana stock split itu ditujukan agar saham PGAS lebih likuid di pasar, karena dia menilai saat ini harga saham PGAS sudah mahal. "Jadi dengan adanya stock split investor kecil dapat membeli saham PGAS," katanya.

Analis Mega Capital Indonesia Felix Sindhunata mengatakan, dengan harga saham PGAS sekarang masih terbilang cukup likuid. Menurutnya sebaiknya besaran ratio stock split tidak terlalu besar, agar harga sahamnya tidak terlalu murah. Pasalnya hal itu bisa menimbulkan over likuid.

"Jika over likuid, membuat saham PGAS tidak menarik," katanya.

Pada perdagangan 14 Mei kemarin, saham PGAS ditutup menguat 600 poin (4,24 persen) ke level 14.740. (Nunung Ahniar/Sindo/hsp)
250x208 250x250