Finance
Lunasi Utang, Gozco Jajaki Akuisisi Lahan di Kalimantan
Kamis, 15 Mei 2008 - 12:39 wib
Ade Hapsari Lestarini - Okezone

JAKARTA - Perusahaan perkebunan, PT Gozco Plantations Tbk akan membayar utangnya pada PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) dari dana hasil penawaran umum saham perdana (IPO). Gozco memiliki utang sebesar Rp50 miliar dan USD28 juta.  

"Ada percepatan pembayaran utang, karena cash flow membaik. Utang yang akan dibayar dalam bentuk valas," ujar Direktur Keuangan Gozco Kreisna D Gozali, saat konferensi pers usai listing di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (15/5/2008).

Dana hasil IPO sebesar RP350 miliar, atau 10 persen, digunakan untuk membayar kredit investasi pokok perkebunan yang diberikan kepada anak usahanya, PT Suryabumi Agrolanggeng, dari BNI.

Di sisi lain, Gozco saat ini sedang menjajaki akuisisi lahan di wilayah Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat. Diharapkan akuisisi selesai pada tahun ini. "Pendanaan transaksi ini sebagian berasal dari dana hasil IPO," imbuh Presiden Direktur Gozco, Tjandra M. Gozali.

Dalam proses akuisisi tersebut, Gozco akan membentuk anak usaha baru. Mengenai harga, tergantung dari kondisi lahan dan umur tanaman. Hingga saat ini perusahaan memiliki lima anak usaha, yaitu PT Suryabumi Agrolanggeng, PT Golden Blossom Sumatra, PT Bumi Mas Indo Sawit, PT Cahya Vidi Abadi, dan PT Pemdas Agro Citra Buana.

Gozco juga memiliki aset grup berada di Sumatera Selatan, dengan perkebunan kelapa sawit yang mencakup area tanam seluas 13.000 hektar. Perseroan juga memiliki cadangan lahan sekitar 47.000 hektar. Total lahan perkebunan yang dikelola seluas 60.000 hektar. (hsp)
250x208 250x250