Finance
2008, BUMN Sektor Farmasi & Perkebunan Siap Holding
Sabtu, 17 Mei 2008 - 13:33 wib
Berita Lainnya
-
Rabu, 20/08/2008 15:08
Kuroto Kuasai 9,22% Saham Ace Hardware -
Rabu, 20/08/2008 15:08
Ratu Prabu Optimalkan Sumur di Sumsel -
Rabu, 20/08/2008 14:08
ARTI Diversifikasi Usaha ke Properti Rp3 Triliun -
Rabu, 20/08/2008 14:08
BEI Pertanyakan Penurunan Saham Yanaprima -
Rabu, 20/08/2008 14:08
Total Bangun Incar Proyek Baru Senilai Rp2 Triliun -
Rabu, 20/08/2008 13:08
Sinar Mas Multiartha Bentuk 3 Unit Usaha Baru -
Rabu, 20/08/2008 12:08
CNKO Bantah Goreng Saham -
Rabu, 20/08/2008 12:08
Harga Minyak Dorong IHSG -
Rabu, 20/08/2008 11:08
2008, Astra Graphia-SAT Proyeksikan Revenue Rp1,2 T -
Rabu, 20/08/2008 10:08
Astra Graphia Kuasai 99,99% Saham SAT

"Ketiga sektor tersebut yakni, farmasi, perkebunan, dan karya siap untuk didorong melakukan holding tahun ini," jelas Meneg BUMN Sofyan Djalil, di Jakarta, Jumat (16/5/2008).
Sedangkan untuk holding perbankan diharapkan dapat terealisasi tahun depan. Sofyan menambahkan, dari empat sektor BUMN tersebut tingkat kesulitan pembentukan holding justru datang dari sektor tambang.
Pasalnya, BUMN tambang banyak yang sudah menjadi perusahaan publik seperti Antam, PTBA dan Timah. Namun, untuk melanggengkan proses ini, pihaknya sudah berkoordinasi dengan departemen terkait.
"Tambang pada prinsipnya saya pikir tidak ada masalah, untuk itu kita presentasikan saja. Karena tujuannya tidak ada perubahan apapun. Cuma membuat leverage goal-nya jadi lebih besar supaya perusahaan kita menjadi perusahaan regional," ungkapnya
Tujuan pembentukan holding selain untuk konsolidasi, juga diharapkan agar para kementerian mampu mengurangi jumlah BUMN sehingga lebih efisien.
Dia mencontohkan, penyatuan Sun Derby dengan Golden Hope menjadikan perusahaan tersebut tercatat sebagai yang terbesar di Malaysia.
"Kalau BUMN bisa kita satukan jadi holding maka kemampuan Lavaragenya menjadi lebih baik. Kalau kecil-kecil kan repot dan kalau terlalu Banyak tidak ada nilai tambahnya," ungkapnya. (Setiawan Ananto/Sindo/rhs)


