Finance
IPO Indonesia Power Tunggu Momentum
Sabtu, 17 Mei 2008 - 14:48 wib

JAKARTA - Perusahaan plat merah PT Indonesia Power (IP) masih menunggu momentum yang tepat, sebelum memutuskan untuk melepas saham perdana (Initial Publi Offering/IPO).

IP mengisyaratkan akan memakai konsultan asing bernama grand swiss boston. "Kita lihat momentum IPO itu, intinya kekuasaan ada di pemegang saham, nanti kita ajukan sendiri di RUPS mendatang," jelas Direktur Utama PT Indonesia Power Tonny Agus Mulyantono di Jakarta.

Tonny, belum mau membeberkan besaran saham yang akan dilepas maupun nominalnya, namun hasil dari perolehan dana dari IPO nanti akan digunakan untuk pengembangan perusahaan.

Indonesia Power pada 2009-2010 mendatang ditargetkan memiliki empat pembangkit dengan total kapasitas sebesar 12 ribu megawatt.

"Tahun ini kapasitas kita 9.000 megawatt, dan hingga dua tahun mendatang kita targetkan mendapatkan tambahan 4.000 megawatt," paparnya.

Lebih lanjut, perusahaan hingga akhir tahun akan melakukan optimalisasi kapasitas dengan menambah kapasitas pembangkit hingga 200 megawatt.

Peningkatan ini berasal dari Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). "Optimalisasi kapasitas tentunya melalui assesment dulu hidrologinya dan power plannya sendiri, dengan mesin tua kita targetkan terjadi peningkatan 200 megawatt. Kita siapkan investasi USD100 juta untuk tiga unit PLTA ," imbuhnya

Sementara itu Direktur Utama Perum Jasa Tirta II Djendam Gurusinga mengatakan, pihaknya akan mendukung upaya IP untuk meningkatkan kapasitas energinya.

"Kita memang diminta Meneg BUMN untuk mendukung upaya peningkatan kapasitas, tetapi kebutuhan mereka akan kita sesuaikan. Yang pasti penggunaan air tetap kita prioritaskan untuk air minum dan irigasi," imbuhnya.

Saat ini kebutuhan air keseluruhan mencapai 7 miliar kubik pertahun, dari total tersebut sebagian besar digunakan untuk air minum, irigasi dan industri. (Setiawan Ananto/Sindo/rhs)
250x208 250x250