Finance
Proses Holding Terkendala Lambannya Birokrasi
Sabtu, 17 Mei 2008 - 17:30 wib
Berita Lainnya
-
Jum'at, 05/09/2008 15:09
Pefindo Tegaskan Peringkat Obligasi Jawa Pos 2003 -
Jum'at, 05/09/2008 14:09
Texmaco Delisting 10 Oktober 2008 -
Jum'at, 05/09/2008 14:09
Pergerakan Valas Global Dicermati BI -
Jum'at, 05/09/2008 13:09
Total Bangun Buy Back 250 Rb Saham -
Jum'at, 05/09/2008 13:09
Intiland Butuh USD2 Juta untuk NIP Tahap 2 -
Jum'at, 05/09/2008 13:09
Sierad Produce Ekspansi Rp410 M -
Jum'at, 05/09/2008 12:09
Selamat Sempurna Optimistis Raih Pendapatan Rp1,25 T -
Jum'at, 05/09/2008 12:09
Rupiah Bergerak Seru! -
Jum'at, 05/09/2008 11:09
Gudang Terbakar, Produksi Sekar Laut Terhenti Seminggu -
Jum'at, 05/09/2008 10:09
IHSG Nggak Karuan Akibat Tertekan Komoditi Minyak

Proses holding empat sektor BUMN yang ditargetkan selesai semester pertama tahun 2008 ini, dipastikan tertunda hingga semester kedua.
Sekertaris Kementerian BUMN Said Didu mengatakan, bahwa untuk merealisasikan terbentuknya perusahaan induk (holding) harus terlebih dahulu melalui proses birokrasi yang panjang.
"Perlu kajian ditingkat konsultan, mengusulkan draft PP dan menanti terbitnya PP butuh waktu yang tidak sebentar. Setelah PP diterbitkan kemudian dapat diketahui skema organisasi atau bentuk perusahaan holding tersebut akan seperti apa," ungkapnya.
Dari empat sektor BUMN yaitu sektor farmasi, perkebunan dan karya memang siap didorong melakukan holding tahun ini, sedangkan holding perbankan dipastikan baru dapat terealisasi tahun depan.
Selesainya pengkajian draft PP Holding ini juga masih harus melewati tahap konsolidasi dengan departemen keuangan dan akhirnya dibentuk PP setelah mendapatkan persetujuan Presiden. (Setiawan Ananto/Sindo/rhs)


