Finance
Proses Holding Terkendala Lambannya Birokrasi
Sabtu, 17 Mei 2008 - 17:30 wib
Berita Lainnya
-
Kamis, 24/07/2008 18:07
SULI Akuisisi Wana Kaltim Lestari -
Kamis, 24/07/2008 17:07
BNI Pimpin Sindikasi Pembiayaan Tol Ciawi - Sukabumi -
Kamis, 24/07/2008 17:07
Reksadana Baru Cetak Gain Rp90-100 T -
Kamis, 24/07/2008 17:07
Semester I-2008
Penjualan Bersih Mandom Capai Rp630,1 M -
Kamis, 24/07/2008 17:07
Rupiah Injak Level Rp9.120 -
Kamis, 24/07/2008 16:07
Semester I-2008
BCA Cetak Laba Bersih Rp2,4 T -
Kamis, 24/07/2008 16:07
Jelang Penutupan, IHSG Berlari Kencang -
Kamis, 24/07/2008 15:07
Semester I-2008
Laba Bersih SOBI Meningkat 110% -
Kamis, 24/07/2008 15:07
Medco Hapus GDS di Bursa Luxemburg -
Kamis, 24/07/2008 15:07
Rumor Bursa
Asing Koleksi Saham Indofood

Proses holding empat sektor BUMN yang ditargetkan selesai semester pertama tahun 2008 ini, dipastikan tertunda hingga semester kedua.
Sekertaris Kementerian BUMN Said Didu mengatakan, bahwa untuk merealisasikan terbentuknya perusahaan induk (holding) harus terlebih dahulu melalui proses birokrasi yang panjang.
"Perlu kajian ditingkat konsultan, mengusulkan draft PP dan menanti terbitnya PP butuh waktu yang tidak sebentar. Setelah PP diterbitkan kemudian dapat diketahui skema organisasi atau bentuk perusahaan holding tersebut akan seperti apa," ungkapnya.
Dari empat sektor BUMN yaitu sektor farmasi, perkebunan dan karya memang siap didorong melakukan holding tahun ini, sedangkan holding perbankan dipastikan baru dapat terealisasi tahun depan.
Selesainya pengkajian draft PP Holding ini juga masih harus melewati tahap konsolidasi dengan departemen keuangan dan akhirnya dibentuk PP setelah mendapatkan persetujuan Presiden. (Setiawan Ananto/Sindo/rhs)


