ekonomi global
The Fed: Masa Kritis Lewat
Sabtu, 17 Mei 2008 - 10:27 wib
Berita Lainnya
-
Rabu, 23/07/2008 09:07
Harga Minyak Ambles USD3 per Barel -
Rabu, 23/07/2008 09:07
UE-AS Tuntut Akses Pasar Ekspor -
Selasa, 22/07/2008 12:07
Kuartal II-2008
Laba American Express Ambles 38% -
Senin, 21/07/2008 14:07
Inggris Hadapi Resesi Tahun Depan -
Senin, 21/07/2008 09:07
Putaran Doha Masih Alot

Ben Bernanke (Foto: AP)
Namun, mereka juga mengatakan bahwa masih diperlukan banyak waktu jika mengharapkan keadaan benar-benar pulih seperti semula. Pemimpin The Fed Ben Bernanke mengatakan, krisis kredit yang terjadi saat ini membuat bank-bank harus meningkatkan persediaan likuiditasnya. "Saya mendesak institusi keuangan agar tetap proaktif dalam meningkatkan modalnya," ujar Bernanke.
Dia menjelaskan bahwa ini tidak hanya membantu pertumbuhan ekonomi menjadi lebih luas, tetapi juga memberi kesempatan lebih banyak kepada perusahaan-perusahaan untuk mendapatkan keuntungan di tengah perkembangan ekonomi dan pasar finansial. Bernanke dan Pemimpin The Fed New York William Dudley yang selama ini mengawasi keadaan pasar keuangan mengatakan bahwa keadaan jauh lebih baik dibandingkan dengan beberapa bulan belakangan.
Pengamat The Fed yakin bank tersebut akan mendesak bank-bank untuk meningkatkan usahanya agar terlepas dari krisis kredit. Sama seperti yang dilakukan The Fed ketika mengucurkan dana untuk menaikkan likuiditas pasar. Cary Leahey, ekonom di New York mengatakan bahwa Bernanke mendesak bankbank agar menggandakan modalnya guna menutupi kekurangan aset produktif sehingga mereka bisa kembali mempunyai pola peminjaman yang normal. "The Fed merasa telah melakukan banyak hal untuk mengurangi krisis kredit global dan kini saatnya bagi institusi finansial untuk mengambil bola dan membawanya," ujarnya.
Sementara itu, Bernanke mengatakan bahwa dia berharap agar bank- bank bisa berhasil meningkatkan modal baru. Selain itu, menurut dia, alangkah bagusnya jika ada dana asing yang berperan dalam memasok modal di bank karena saat ini sangat dibutuhkan. "Dana-dana asing tersebut sangat membantu karena sangat sesuai dengan yang dibutuhkan," ujar Bernanke.
Menaikkan modal dan memperbaiki neraca keseimbangan memberikan peluang untuk utang baru yang mendukung perluasan ekonomi. (Rahma Regina/Sindo/hsp)


