ekonomi global
Bank-Bank Prancis Kembali Andalkan Aktivitas Tradisional
Senin, 19 Mei 2008 - 11:49 wib
Mochammad Wahyudi - Okezone
Berita Lainnya
-
Senin, 21/07/2008 14:07
Inggris Hadapi Resesi Tahun Depan -
Senin, 21/07/2008 09:07
Putaran Doha Masih Alot -
Minggu, 20/07/2008 16:07
Negara-Negara Teluk Arab Tertarik Investasi di Negara Lain -
Minggu, 20/07/2008 12:07
ECB Yakinkan Masyarakat Bisa Lewati Inflasi Tinggi -
Sabtu, 19/07/2008 11:07
Citigroup Catat Kerugian USD2,5 M

Credit Agricole di Paris (AFP)
Lebih jauh, seperti halnya goncangan yang terjadi di pasar uang, krisis ini menyebabkan laba investasi mereka menjadi susut. Untuk itu sejumlah bank di Prancis, pekan lalu, mengumumkan rencana mereka untuk menjalankan sejumlah program perbaikan.
Seperti yang terjadi pada Credit Agricole. Bank ritel terbesar di Prancis tersebut segera meluncurkan perbaikan strategi bisnisnya dengan sejumlah program yang rencananya akan dipublikasikan September mendatang.
Langkah ini dilakukan oleh Credit Agricole, setelah Selasa dan telah mengumumkan kepada pemegang saham, setelah bank tersebut kehilangan 4,5 miliar euro selama enam bulan sejak krisis kredit perumahan di AS menghentakan dunia.
Hal yang sama juga terjadi pada BNP Paribas. Kendati relatif stabil, bank raksasa Prancis ini segera melakukan antisipasi dalam model bisnis mereka, sesaat setelah krisis perumahan di AS itu terjadi.
Salah satunya dengan menyeimbangkan antara usaha ritel dengan investasi mereka. Ini membuat BNP Paribas, mendeskripsikan diri mereka sebagai "real economy bank" yang relatif aman dari guncangan krisis keuangan yang terjadi di manapun. Karena terlindungi usaha simpan-pinjam yang merupakan bisnis utama mereka.
Hal ini juga diperkuat oleh ekonom Prancis, yang menekankan bahwa aktivitas menabung (saving act), menjadi pengaman buat bank-bank Prancis dari krisis likuiditas.
"Jika BNP Paribas dikelola seperti Bear Stearns, pasti tidak akan lagi yang namanya BNP Paribas," ucap ekonom Olivier Pastre, seperti yang dikutip dari AFP, Senin (19/4/2008).
Bear Stearns adalah salah satu bank terkemuka di Amerika yang bangkrut karena terlilit utang, terkait krisis kredit perumahan yang macet. (rhs)


