Sektor Riil
Nelayan Cilacap Tolak BLT
Selasa, 20 Mei 2008 - 10:37 wib

Aktivitas nelayan (Foto:Sindo)
CILACAP - Kebijakan pemerintah bagi rakyat miskin untuk mengucurkan dana bantuan langsung tunai (BLT), mendapat penolakan keras dari nelayan di Cilacap, Jawa Tengah. Hal ini dinilai tidak banyak membantu rakyat, atau bahkan dinilai selalu salah sasaran.

Menurut Sodik, nelayan di Sentolokawat, dirinya bersama nelayan yang lain hingga saat ini belum mendengar adanya keputusan tersebut. Meski BLT akan dikucurkan 23 Mei mendatang.

"Saya sama sekali belum dengar ada dana BLT lagi. Kalau ada, memangnya saya dapat?" tandas Sodik, di Sentolokawat, Cilacap, Selasa (20/5/2008).

Sementara itu, menurut nelayan lain, Rasmin, bila pun dana tersebut dikucurkan bagi para nelayan tidak banyak membantu seiring naiknya harga BBM. "Lebih baik tidak ada BLT. Dana itu tidak banyak membantu bagi nelayan, apalagi BBM ikut naik. Tahun lalu juga banyak nelayan miskin yang tidak dapat", tambah Rasmin.

Saat ini nelayan harus mengeluarkan dana Rp200 ribu untuk sekali melaut. Bila harga BBM naik, pengeluaran mereka akan tambah besar. BLT yang hanya Rp100 ribu per bulan, kata dia, tidak banyak membantu nelayan. (Helmy Firdaus/RCTI/hsp)
250x208 250x250