Sektor Riil
Pemkab Banyumas Siap Antisipasi Kenaikan BBM
Selasa, 20 Mei 2008 - 10:53 wib

Warga miskin (Foto:Sindo)
BANYUMAS - Untuk mengantisipasi meningkatnya warga kurang mampu akibat kenaikan harga BBM, beberapa program telah disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas. Program tersebut antara lain pasar murah, askeskin, kredit lunak, sampai dengan program makanan tambahan untuk ibu hamil dan anak kurang gizi.

"'Program ini sudah masuk dalam anggaran APBD 2008. Yang menjadi fokus adalah keluarga miskin karena mereka diprediksi paling terkena langsung dari akibat kenaikan harga BBM,'' kata Kepala Bagian Perekonomian Pemkab Banyumas Rofiq Widadi, di Banyumas, Selasa (20/5/2008).

Pemkab juga memberikan dana bergulir sebesar Rp250 juta yang sifatnya kredit lunak, dengan sasaran masyarakat miskin produktif.

Sementara, di bidang kesehatan juga sudah disiapkan program pemberian makanan tambahan untuk ibu hamil dan susu bagi balita kurang gizi  dengan anggaran masing-masing Rp81 juta.

Anggaran 90 juta juga disiapkan untuk program stimulan pembuatan sumur gali, serta sarana pembuangan limbah dan plesterisasi keluarga tidak mampu. Pemkab juga sudah menyiapkan dana bantuan perbaikan rumah tak layak huni masing-masing Rp2 juta per rumah.

"Program yang disiapkan ini diharapkan bisa mengurangi beban warga yang tergolong tidak mampu, yang diperkirakan beban hidupnya semakin berat akibat kenaikan harga BBM," ujarnya.
(Saladin Ayyubi/Global/hsp)
250x208 250x250