Finance
Perdagangan Sesi Pertama
Profit Taking, IHSG Anjlok 35 Poin dan Rupiah 30 Poin
Rabu, 21 Mei 2008 - 12:19 wib
Hadi Suprapto - Okezone
Berita Lainnya
-
Kamis, 24/07/2008 18:07
SULI Akuisisi Wana Kaltim Lestari -
Kamis, 24/07/2008 17:07
BNI Pimpin Sindikasi Pembiayaan Tol Ciawi - Sukabumi -
Kamis, 24/07/2008 17:07
Reksadana Baru Cetak Gain Rp90-100 T -
Kamis, 24/07/2008 17:07
Semester I-2008
Penjualan Bersih Mandom Capai Rp630,1 M -
Kamis, 24/07/2008 17:07
Rupiah Injak Level Rp9.120 -
Kamis, 24/07/2008 16:07
Semester I-2008
BCA Cetak Laba Bersih Rp2,4 T -
Kamis, 24/07/2008 16:07
Jelang Penutupan, IHSG Berlari Kencang -
Kamis, 24/07/2008 15:07
Semester I-2008
Laba Bersih SOBI Meningkat 110% -
Kamis, 24/07/2008 15:07
Medco Hapus GDS di Bursa Luxemburg -
Kamis, 24/07/2008 15:07
Rumor Bursa
Asing Koleksi Saham Indofood

Anjloknya IHSG masih disokong oleh penurunan saham PT Astra International Tbk (ASII), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM).
IHSG pada sesi pagi perdagangan hari ini ditutup melemah 35 poin atau 1,41 persen ke 2.475,49 persen. Indeks LQ45 turun 10,11 poin ke 529,16, dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 8,74 poin ke 451,62.
Volume perdagangan terpantau 2,591 miliar saham dengan transaksi senilai Rp3,296 triliun. Saham yang menguat sebanyak 54 jenis, melemah 138 jenis, dan stagnan 42 jenis saham.
Saham-saham yang terkoreksi antara lain, PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp600 ke Rp21.400, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) turun Rp550 ke Rp26.350, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) turun Rp400 ke Rp8.050, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) turun Rp200 ke Rp6.500, dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) turun Rp100 ke Rp8.500.
Saham-saham yang menguat (top gainer) antara lain, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik Rp1.650 ke Rp29.300, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) naik Rp150 ke Rp6.800, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) naik Rp50 ke Rp14.450, dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) naik Rp50 ke Rp1.770.
Demikian juga dengan rupiah, pada siang ini rupiah dipasarkan pada level Rp9.305 per USD. Level ini anjlok 30 poin. Anjloknya rupiah masih dipengaruhi kenaikan harga minyak dunia yang nyaris ke level USD130 per barel.
Harga minyak mentah dunia di perdagangan New York Merchantile Exhange (NYMEX) untuk jenis Light Sweet pengiriman Juni, terpantau pada posisi USD129,60 per barel. Angka itu meningkat USD2,02 dibanding perdagangan sebelumnya.
(hsp)


