Finance
Analisa Saham Hari ini
Hati-Hati, IHSG Rawan Profit Taking!
Kamis, 22 Mei 2008 - 08:06 wib
Hadi Suprapto - Okezone
Berita Lainnya
-
Kamis, 24/07/2008 18:07
SULI Akuisisi Wana Kaltim Lestari -
Kamis, 24/07/2008 17:07
BNI Pimpin Sindikasi Pembiayaan Tol Ciawi - Sukabumi -
Kamis, 24/07/2008 17:07
Reksadana Baru Cetak Gain Rp90-100 T -
Kamis, 24/07/2008 17:07
Semester I-2008
Penjualan Bersih Mandom Capai Rp630,1 M -
Kamis, 24/07/2008 17:07
Rupiah Injak Level Rp9.120 -
Kamis, 24/07/2008 16:07
Semester I-2008
BCA Cetak Laba Bersih Rp2,4 T -
Kamis, 24/07/2008 16:07
Jelang Penutupan, IHSG Berlari Kencang -
Kamis, 24/07/2008 15:07
Semester I-2008
Laba Bersih SOBI Meningkat 110% -
Kamis, 24/07/2008 15:07
Medco Hapus GDS di Bursa Luxemburg -
Kamis, 24/07/2008 15:07
Rumor Bursa
Asing Koleksi Saham Indofood

Papan perdagangan (Foto:Sindo)
Namun demikian, investor diharapkan hati-hati terhadap aksi ambil untung (profit taking). Menyusul pengumuman pemerintah yang menurunkan target pertumbuhan ekonomi menjadi 6 persen, dari sebelumnya dalam APBN-P 2008 sebesar 6,4 persen.
Berikut prediksi IHSG perdagangan Kamis (22/5/2008) ini:
Bhakti Securities
Tingginya harga minyak dunia membuat khawatir bursa regional akan kenaikan inflasi sehingga memberikan tekanan jual kepada IHSG yang ditutup melemah 16 poin.
IHSG pada hari ini akan mencoba kembali menembus level 2.500 dan bergerak dengan rentang harga 2.470-2.560.
Trimegah Securities
Optimisme para pelaku pasar memberikan peluang IHSG untuk bergerak menuju resistensi harga berikutnya pada level 2.530, setelah pada perdagangan kemarin IHSG menguji kekuatan support 2.480.
Sekalipun aksi profit taking masih membayangi pergerakan IHSG, namun pada perdagangan hari ini IHSG masih berpeluang gerak datar pada kisaran 2.480-2.525.
Optima Securities
IHSG akhirnya menemukan momentum untuk koreksi sebesar 16 poin ke posisi 2.494 setelah menguat selama tujuh hari dipicu Dow Jones yang melemah tajam. IHSG berpotensi melemah kembali karena sudah memasuki area overbought.
IHSG hari ini berpeluang rebound pada kisaran 2.450-2.500 dengan saham pilihan PT Perusahaan Gas Negara (PGAS), PT Darma Henwa Tbk (DEWA), PT Bumi resources Tbk (BUMI), PT Bakrieland Development Tbk (ELTY), dan PT Timah Tbk (TINS).
Pada perdagangan Rabu 21 Mei kemarin, IHSG ditutup pada posisi 2.494,71, terkoreksi 16,250 poin atau 0,65 persen. Indeks LQ45 turun 5,05 poin ke posisi 534,22 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 5,78 ke posisi 454,58.
(hsp)


