JAKARTA - Selain memberlakukan kenaikan bahan bakar minyak (BBM), pemerintah juga akan membatasi konsumsi bahan bakar dengan program yang sebelumnya sudah didengungkan.
"Pemerintah juga akan membatasi konsumsi bahan bakar bersubsidi dengan program Smartcard," ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani saat koferensi pers kenaikan BBM di kantor Menteri ESDM, Jakarta, Jumat (23/5/2008).
Rencananya pemerintah akan memberlakukan program smartcard tersebut pada bulan September 2008. Selain, itu pemerintah akan melakukan penghematan energi di kantor-kantor pemerintah.
Program ini mengharuskan konsumen BBM mendaftarkan kendaraannya dengan datang ke stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) terdekat. Data kendaraan dan jatah bensin subsidi akan dimasukkan ke komputer dan disimpan dalam chip smart card ini.
Petugas SPBU akan memindai smart card yang ditempelkan di motor atau mobil. Jika jatah pembeli hanya lima liter tiap harinya maka ketika membeli 10 liter harus membayar sisa lima liter dengan harga lebih mahal atau harga non-subsidi.
(rhs)
Economy
Smart Card Akan Diberlakukan
Jum'at, 23 Mei 2008 - 21:37 wib
Berita Lain
-
Rabu, 03/12/2008 18:12
Proyek Rel Kereta Api PTBA Terhambat Pajak -
Rabu, 03/12/2008 16:12
China Enggan Investasi di Bank Asing -
Rabu, 03/12/2008 16:12
Evita: Sulit Capai Target 1,1 Jt Barel per Hari -
Rabu, 03/12/2008 16:12
Rupiah Tak Beranjak di Rp12.250-12.300 -
Rabu, 03/12/2008 16:12
IHSG Menguat Basa-Basi Hanya 0,1% -
Rabu, 03/12/2008 16:12
Penurunan Harga Premium
Kompensasi SPBU Ditolak Kemenneg BUMN