Sektor Riil
Presiden Tawari Thaksin Investasi di RI
Senin, 26 Mei 2008 - 11:05 wib
Muhammad Hasits - Okezone
Berita Lainnya
-
Jum'at, 05/09/2008 16:09
Mendag: Ekspor CPO Akan Membaik -
Jum'at, 05/09/2008 15:09
4 Tahun Lagi, Infrastruktur Jadi Primadona -
Jum'at, 05/09/2008 14:09
Harga Naik, Proyek Infrastruktur Harus Jalan Terus -
Jum'at, 05/09/2008 14:09
Setor Dividen, Pertamina Pertimbangkan Investasi -
Jum'at, 05/09/2008 13:09
Ongkos Distribusi Elpiji Tak Ditanggung Pertamina -
Jum'at, 05/09/2008 13:09
Imbas Harga Elpiji Naik, Tingkat Pembelian Naik 5% -
Jum'at, 05/09/2008 13:09
Bappenas: Target SBI 3 Bulan Jangan Berubah Lagi -
Jum'at, 05/09/2008 11:09
Sanggup Lunasi Utang, Pencekalan Akan Dicabut -
Jum'at, 05/09/2008 10:09
HIPMI: Sektor Riil Makin Tertekan -
Kamis, 04/09/2008 17:09
Apindo: Salah Resep Bernama Kenaikan BI Rate

Tidak hanya Thaksin, Mantan PM Malaysia dan Chairman of Sime Darby Tun Musa Hitam dan CEO of Khazanah Nasional Dato Azman Mokhtar juga ditawari. Rencananya Thaksin juga akan menjadi pembicara utama dalam acara tersebut.
Sejumlah menteri dan para pemimpin daerah juga hadir dalam ajang pertemuan investor yang digelar rutin tiap tahunnya.
"Silahkan para pemimpin daerah mencari partnernya masing-masing," ujar Presiden, saat membuka Indonesian Regional Investment Forum 2008 di Hotel Ritz Carlton SCBD, Sudirman Jakarta, Senin, (26/5/2008).
Presiden menjabarkan sejumlah proyek yang akan dijajakan, antara lain, sektor agribisnis, perkebunan, biofuel, infrastruktur, minyak dan gas, pertambangan dan energi, properti, dan pariwisata.
Untuk sektor agribisnis terdapat 40 proyek, di antaranya industri pengolahan ikan di provinsi Sumatra Barat, perkebunan dan pengolahan teh di Jawa Barat, dan sektor peternakan di Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung.
Di bidang infrastruktur berjumlah 44 proyek. Namun, proyek yang paling diutamakan dalam acara ini yakni pembangunan penyulingan minyak Bojonegero, Jawa Timur, jembatan Penajam-Balikpapan, dan Jembatan Bitan-Batam. (rhs)


