JAKARTA - PT Ciputra Development Tbk (CTRA), dan dua anak perusahaannya, PT Ciputra Property Tbk (CTRP) dan PT Ciputra Surya Tbk (CTRS), siap mengalami tantangan berat akibat kenaikan harga material dan kenaikan suku bunga KPR. Menyusul kenaikan harga bahan bakar minyak bersubsidi sebesar 28,7 persen.
"Harga material kemungkinan naik hingga 5 persen. Tetapi dengan membeli value engineering yang efektif, kenaikan bagi kita hanya 5 persen," ujar Direktur Nanik J Santoso, usai paparan publik di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (26/5/2008).
Untuk mengatasi masalah material, perseroan telah melakukan value engineering dengan membeli material awal. Perseroan, telah melakukan pembelian material sebanyak 5.000 ton dari total kebutuhan 7.500 ton dengan biaya Rp60 miliar.
Di samping itu, sejak awal tahun, sejumlah material telah mengalami kenaikan. Konstruksi misalnya, mengalami peningkatan sebesar 7-10 persen, sedangkan untuk semen meningkat 10 persen.
(hsp)