JAKARTA - Penerapan kartu pintar atau smart card yang rencananya dimulai September 2008, tidak mengikutkan motor gede alias moge sebagai kendaraan penerima smart card.
Kepala BPH Migas Tubagus Haryono mengatakan, penerapan smart card awal masih terus dikaji. Menurut Tubagus, alternatif yang disampaikan ke pemerintah adalah seluruh kendaraan menggunakan smart card, kendaraan pribadi dengan CC tertentu, kendaraan umum, dan sepeda motor kecuali motor gede, atau hanya kendaraan
umum.
"Sepertinya yang akan mendapatkan smart card hanya kendaraan umum dan sepeda motor," ungkanya.
Tubagus menilai, rencananya setelah penerapan smart card untuk kendaraan umum dan sepeda motor diberlakukan maka kendaraan lain di luar smart card menggunakan BBM nonsubsidi.
"Ya setelah smart card berjalan maka kendaraan lain pakai BBM nonsubsidi. Nanti keputusannya diatur dalam bentuk Permen," imbuh Tubagus.
(Gaib Maruto Sigit /Trijaya/rhs)