Sektor Riil


BP Migas Teken Jual Beli Gas USD578 Jt

Selasa, 27 Mei 2008 - 17:59 wib
text TEXT SIZE :  

JAKARTA - Badan Pelaksana Hulu Minyak dan Gas (BP Migas) menandatangani kontrak jual beli gas (PJBG) senilai USD578,67 juta.
 
Ketua BP Migas R Priyono mengatakan, saat ini konsumi gas dalam negeri meningkat yaitu mencapai 50 persen dari produksi gas nasional.
 
"Kontrak jual beli gas tersebut untuk memenuhi kebutuhan domsetik pembangkit listrik, petrokimia dan industri," ujar dia usai acara pembukaan Konvensi Indonesia Petroleum Association (IPA) ke-32, di Jakarta, Selasa (27/6/2008).
 
Priyono menjelaskan, masing-masing kontrak yang ditandatangani antara Pertamina EP dengan PT Multi Daya Prima Elektrindo (IPP Sako) untuk kebutuhan pembangkit listrik di Sako, Palembang Sumatera Selatan dan PT PJB untuk kebutuhan pembangkit listrik di Muara Tawar dengan nilai kontrak masing-masing USD26,70 juta serta USD98,55 juta.

Sedangkan untuk sektor Petrokimia jual beli gas dilakukan antara PT Medco Methanol Bunyu untuk kebutuhan kilang Methanol Bunyu antara Medco EP Tarakan dengan nilai kontrak USD37,46 juta. Sementara untuk industri PJBG dilakukan antara PT Pertamina EP dengan Vico yang akan digunakan untuk fuel gas dengan nilai kontrak USD19,77 juta. "Total USD182,48 juta,"tandas dia.
 
Selain PJBG, lanjut Priyono, dalam kesempatan kemarin juga dilakukan dua head of agreement (HoA). Pertama, antara PT Pertamina EP dengan PT PLN, untuk kebutuhan PLTG Belawan, Sumut. Volume kontrak sebesar 63,10 TBTU dengan perkiraan nilai kontrak USD 257,66 juta.

HoA kedua, tambah dia, dilakukan antara PT Pertamina EP dengan PT Pertiwi Nusantara Resources. Volume kontrak 22,29 TBTU dengan perkiraan nilai kontrak USD 138,53 juta. Kontrak akan dimulai pada 2009 selama 1-10 tahun. (Ferial Thalib /Sindo/rhs)

o1 o2

Berita Lain

o3 o4