JAKARTA - PT Indonesia Power, anak perusahaan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN persero) menandatangani nota kesepahaman (MoU) perjanjian jual beli Liquid Natural Gas (LNG) dengan PT South Sulawesi LNG (SSLNG).
Penandatanganan MoU ini didasari dari keinginan Indonesia Power yang memiliki serta mengoperasikan pembangkit tenaga listrik di Tanjung priok, Tambak Lorok dan Bali.
"Ini karena alasan efisiensi biaya," ujar Direktur Utama Indonesia Power Tonny Agus Mulyantono, di Gedung Indonesia Power, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Jumat (30/5/2008).
Dengan kerja sama ini lanjut dia, IP berharap dapat memiliki pasokan gas yang handal bagi ketiga pembangkit tersebut. SS LNG menyanggupi untuk dapat memenuhi kebutuhan pasokan gas Indonesia Power hingga 1,5-2 milion ton per annum atau setara dengan 1,5-2 juta ton pertahun. Rencananya, pengiriman perdana akan dilakukan pada Desember 2009.
(Ferial Thalib /Sindo/rhs)