Sektor Riil
Evaluasi Tiga Ruas Tol, Jasa Marga Berpeluang Terpilih
Rabu, 4 Juni 2008 - 17:06 wib
Berita Lainnya
-
Rabu, 27/08/2008 11:08
139 PDAM Dalam Kondisi Sekarat -
Rabu, 27/08/2008 08:08
Harga Baru LNG Tangguh Mulai 2010 -
Selasa, 26/08/2008 18:08
Ekspor Mineral Harus Diatur -
Selasa, 26/08/2008 18:08
Ketua DPR Sayangkan Naiknya Harga LPG -
Selasa, 26/08/2008 16:08
Royalti Batu Bara
Kemacetan Gara-Gara Pasal Peralihan -
Selasa, 26/08/2008 15:08
Tambahan Insentif Dorong Pertamina Sumbang PNBP -
Selasa, 26/08/2008 15:08
Pemerintah Beri Dana Pembangunan untuk Sumsel -
Selasa, 26/08/2008 15:08
BTN Yakin Kredit Tembus Rp13,5 T -
Selasa, 26/08/2008 14:08
Pemerintah Usung Pembangunan KTM -
Selasa, 26/08/2008 14:08
Belum ada Keberpihakan Parpol pada Demokratisasi Ekonomi

"Itu adalah salah satu opsi yang dapat dilakukan, opsi lainnya adalah dengan menenderkan ulang jalan tol tersebut dengan lebih ketat seleksi investornya," ujar Kepala BPJT Nurdin Manurung, di ruang kerjanya Departemen PU, Jakarta (4/6/2008)
Nurdin menjelaskan, jalan tol yang berpeluang digarap Jasa Marga itu, karena tol itu dalam tahap evaluasi pemutusan, yakni Pejagan-Pemalang (57,5 km) dengan biaya investasi Rp3,2 triliun, Pemalang-Batang (39 km) biaya investasi Rp2,2 triliun, dan Semarang-Batang (75 km) senilai Rp3,6 triliun. Saat ini pada ruas tersebut progress sangat lambat, bahkan pada sebagian ruas itu tanah masih belum dibebaskan sama sekali.
Menurut Nurdin, peluang yang terbaik agar jalan tol tersebut dapat terbangun adalah dengan menyerahkannya pada Jasa Marga.
Hal ini dikarena kemampuan modal Jasa Marga yang baik mencapai Rp10 triliun. Dengan modal sebesar itu, maka perusahaan pelat merah tersebut mempunyai kemampuan untuk mengerjakan proyek senilai Rp30 triliun. (Arif Dwi Cahyono/Sindo/rhs)


